Sentuhan Humanis di Pidie! 500 Warga Antusias Serbu Bakti Kesehatan dan Terima Kursi Roda dari Polri
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JAKARTA -Wacana kolaborasi politik antara mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, semakin menghangat jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024. Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), memberikan tanggapannya terkait peluang ini.
“Saya juga nggak tahu lagi, belum tau lagi (Anies berpasangan dengan Kaesang),” ujar JK kepada wartawan usai menghadiri perayaan HUT ke-75 sekaligus peluncuran buku Theo L Sambuaga, di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/2024).
Menanggapi langkah Anies yang menyatakan kesiapannya untuk kembali bertarung dalam Pilgub DKI Jakarta, JK menjelaskan bahwa hal tersebut adalah hak Anies sebagai individu.
“Ya, ya, ya, silakan saja. Masing-masing orang punya pilihan, pilihan masing-masing ya,” tambahnya dengan tegas.
Wacana tentang Anies dan Kaesang berpasangan muncul setelah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB DKI mengusulkan Anies sebagai calon gubernur beberapa waktu lalu. Kaesang sendiri pernah menyatakan bahwa berpasangan dengan Anies lebih realistis untuk memenangkan pertarungan politik.
“Ini kan saya belum bisa, saya juga kan belum dicalonkan juga, dan kalau misalnya melihat survei ya paling realistis dengan Pak Anies,” ujar Kaesang di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (14/6).
Namun, pernyataan terbaru dari Kaesang menunjukkan perubahan arah, di mana ia menyatakan adanya perbedaan dengan Anies. Kaesang mengakui bahwa belum ada komunikasi langsung antara mereka terkait Pilgub DKI.
“Sekedar info aja ya buat teman-teman semua dan saya kira sudah tahu, Pak Anies sama saya kan beda,” ungkap Kaesang di Jalan Kramat Raya, Salemba, Jakarta Pusat.
Perkembangan selanjutnya terkait konstelasi politik Pilgub DKI Jakarta 2024 akan terus dipantau dengan seksama oleh publik dan kalangan politik. Kedua tokoh ini, dengan latar belakang yang berbeda namun memiliki pengaruh yang signifikan di masyarakat, memperkaya dinamika politik di ibu kota. Dengan demikian, peran serta masyarakat dalam menentukan arah politik ke depan menjadi semakin penting.
(N/014)
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedu
NASIONAL
JAKARTA Tembakan gas air mata kembali dilepaskan ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pejompongan Raya, Jakart
PERISTIWA
LANGKAT Tim futsal putri SMK Negeri 2 Binjai berhasil meraih juara 2 dalam turnamen Piala RA CUP yang digelar di Gedung Olahraga Langkat.
OLAHRAGA
JAKARTA Anas Urbaningrum menilai perdebatan mengenai pernyataan Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo soal kemungkinan perubahan sebel
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesediaannya menjadi Orang Tua Asuh bagi para nazir wakaf di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ha
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA