GSI 2026 Resmi Bergulir di Asahan, Wabup Targetkan Lahir Pemain Sepak Bola Nasional
KISARAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.AP., resmi membuka Gala Siswa Indonesia (GSI) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 202
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata, menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengirim pesan WhatsApp kepada mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL). Pernyataan tegas ini disampaikan Alex sebagai respons terhadap klaim bahwa namanya telah dicatut dalam percakapan yang sedang diadu di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
Pada Rabu (19/6), Alex menjelaskan kepada kumparan bahwa ada sebuah kontak yang mengatasnamakan dirinya dan mengirimkan pesan WhatsApp kepada SYL. Kontak tersebut bahkan menggunakan foto profil Alex yang kemungkinan diambil dari Google. Alex juga telah memberikan klarifikasi terkait hal ini kepada Dewan Pengawas, dengan menegaskan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan adanya komunikasi langsung antara dirinya dan SYL.
Pada persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, mantan Sekjen Kementerian Pertanian, Kasdi Subagyono, menyebutkan bahwa Alex pernah berkomunikasi dengan SYL melalui pesan WhatsApp. Kasdi menyampaikan bahwa dalam percakapan tersebut, Alex meminta agar kampung halamannya di Klaten didukung program Kementan. Namun, Alex menegaskan bahwa pembicaraan tersebut tidak berkaitan dengan penyelidikan terhadap dugaan korupsi di Kementerian Pertanian.
Ketua Majelis Hakim, Rianto Adam Pontoh, turut menanyakan apakah ada hubungan antara SYL dengan pimpinan KPK, termasuk Alex Marwata. Kasdi menjawab bahwa pada saat itu memang ada percakapan, tetapi isi dari percakapan tersebut tidak relevan dengan kasus korupsi yang sedang disidangkan.
Peristiwa ini menjadi sorotan karena mencuatnya nama Alex Marwata dalam konteks yang tidak terkait dengan pekerjaannya sebagai pejabat KPK. Alex sendiri menegaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada tahun 2022, namun tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai bagaimana kontak tersebut mencatut namanya.
Kejadian ini menunjukkan kompleksitas dalam dunia hukum dan peradilan, di mana identitas seseorang dapat dengan mudah dicatut atau disalahgunakan dalam percakapan yang terjadi secara digital. Tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga mencerminkan pentingnya kehati-hatian dalam menggunakan media komunikasi digital di era yang semakin terhubung ini.
Meskipun demikian, Alex Marwata tetap menjaga klaritas dan integritasnya dalam menjalankan tugas sebagai Wakil Ketua KPK, dengan menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan atau komunikasi langsung dengan pihak yang sedang berperkara di pengadilan. Hal ini menunjukkan komitmen untuk mempertahankan profesionalisme serta menjaga citra lembaga yang dipimpinnya, dalam menjalankan fungsi pemberantasan korupsi di Indonesia.
(N/014)
KISARAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.AP., resmi membuka Gala Siswa Indonesia (GSI) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 202
PEMERINTAHAN
MEDAN Menjelang kedatangan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, ke Kota Medan, Lembaga Kritik Kebijakan (LKK) Sumatera Utara kembali m
POLITIK
TANJUNG JABUNG TIMUR Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur melanjutkan proses seleksi calon Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Pemerintah Aceh mempercepat pengembangan industri minyak nilam melalui penerapan Sistem Resi Gudang (SRG) dan pembangunan ind
EKONOMI
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Dede Indra Permana Soediro, menyambut penunjukan Kuntadi sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak P
NASIONAL
BOGOR Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan sejumlah kementerian dan lembaga untuk segera mengevaluasi serta memperketat tata kelol
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengacara Hotman Paris Hutapea mengungkapkan bahwa mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Feb
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik kecurangan dalam pelaksan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengungkap kondisi kesehatannya setelah memutuskan mundur sebagai kuasa hukum mantan Jaks
NASIONAL
MEDAN Seorang ibu yang berprofesi sebagai guru mendatangi Polda Sumatera Utara (Sumut) untuk melaporkan kematian anaknya yang tewas akib
HUKUM DAN KRIMINAL