Pamer 'Rapor' Kinerja di Muktamar NU, Prabowo Klaim Swasembada hingga MBG Tembus 62 Juta Jiwa
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian pemerintahannya saat membuka Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok P
NASIONAL
MEDAN -Kota Medan dilanda kegelisahan setelah aksi tak terpuji dari sekelompok geng motor meresahkan warga. Kejadian baru-baru ini menunjukkan betapa keberanian mereka mencapai tingkat yang memprihatinkan, dengan menjarah dagangan warga di Jalan Makmur, Dusun V Dahlia, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang pada Kamis (23/5/2024) sekitar pukul 03.35 WIB.
Rekaman CCTV yang merekam kejadian tersebut telah menjadi viral di media sosial, memperlihatkan aksi mereka yang berani dan tanpa belas kasihan. Dalam video pendek itu, terlihat puluhan geng motor berkonvoi di jalan-jalan Deliserdang. Mereka, yang sebagian besar terdiri dari remaja hingga dewasa, melanggar aturan dengan berboncengan tiga dan tanpa menggunakan helm.
Namun, keberanian mereka tidak hanya berakhir pada pelanggaran lalu lintas. Mereka juga terlibat dalam aksi kriminal yang merugikan warga sekitar. Dalam video tersebut, terlihat mereka berhenti di depan sebuah warung dan dengan semena-mena menjarah minyak Pertalite yang dijual eceran oleh pemilik warung. Akibat insiden ini, pemilik warung mengalami kerugian sebesar Rp700 ribu.
Reaksi dan Respon dari MasyarakatRekaman video tersebut telah menimbulkan gelombang reaksi dan komentar dari warganet, yang sebagian besar menyatakan kecaman dan kegeraman terhadap perilaku geng motor tersebut. Banyak yang mengungkapkan kekhawatiran atas tingkat kriminalitas yang semakin meningkat di Kota Medan, serta perlunya tindakan tegas dari pihak berwenang.
Sebagian besar masyarakat mengutuk aksi keji tersebut dan menuntut penindakan yang lebih keras terhadap para pelaku. Mereka merasa bahwa tindakan seperti ini harus ditindaklanjuti secara serius oleh aparat kepolisian, dan para pelaku harus dihadapkan pada hukum sesuai dengan perbuatannya.
Tantangan Bagi Aparat KepolisianTindakan kriminal yang dilakukan oleh geng motor ini merupakan tantangan serius bagi aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Medan. Selain melakukan patroli rutin, mereka juga perlu meningkatkan koordinasi antarinstansi serta menggalakkan program-program pencegahan kriminalitas di kalangan pemuda.
Kerjasama antara masyarakat dan kepolisian juga menjadi kunci dalam menghadapi masalah ini. Melalui pelaporan yang cepat dan kerjasama yang aktif, para pelaku kejahatan dapat diidentifikasi dan ditindak dengan cepat sebelum mereka melancarkan aksi lebih lanjut.
KesimpulanAksi keji geng motor yang meresahkan warga Kota Medan merupakan peringatan bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. Perlunya tindakan preventif dan penegakan hukum yang tegas menjadi prioritas untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
(N/014)
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian pemerintahannya saat membuka Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok P
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto menilai kedekatan pemerintah dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah penting untuk menjaga keamanan
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penghormatan kepada para ulama, kiai dan santri atas kontribusi mereka dalam menjaga kemerd
NASIONAL
JAKARTA Komisi XI DPR RI menyetujui Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 20262031. Keputusan tersebut diam
NASIONAL
MEDAN Pengadilan Tinggi (PT) Medan memutar rekaman kamera pengawas atau CCTV dalam pemeriksaan perkara banding terdakwa David Chandra terk
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN RSUD Drs. H. Amri Tambunan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, berhasil melaksanakan operasi coiling aneurisma perdana pada pas
KESEHATAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan mendukung percepatan pendaftaran dan sertifikasi tanah wakaf untuk memberikan kepastian hukum sekaligus melind
PEMERINTAHAN
MEDAN Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Utara memperketat pemantauan harga dan pasokan pangan setelah harga daging ayam ras
EKONOMI
MEDAN Sebanyak 5.654 atlet telah terdaftar untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII Tahun 2026. Ajang olahra
OLAHRAGA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong sektor olahraga berkembang menjadi industri yang mampu menghasilkan pen
OLAHRAGA