BREAKING NEWS
Kamis, 11 Juni 2026

Setelah Dirty Vote, Akan Tayang Film Dirty Election, Apa itu?

BITVonline.com - Sabtu, 20 April 2024 03:01 WIB
Setelah Dirty Vote, Akan Tayang Film Dirty Election, Apa itu?
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Setelah heboh dengan peristiwa “Dirty Vote” yang terungkap melalui sebuah film dokumenter, kini masyarakat dikejutkan dengan kabar tayangnya film “Dirty Election”, sebuah karya yang mengungkap kecurangan dalam konteks pemilihan umum berbasis teknologi. Film ini menjadi sorotan publik setelah trailer perdana dirilis oleh eks Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, pada Sabtu (20/4).

Dalam keterangan resminya, Roy Suryo menyebut bahwa banyaknya permintaan dari publik menjadi alasan utama untuk segera menayangkan film tersebut. Di balik keputusan ini, ada semangat kepedulian terhadap penegakan demokrasi dan keadilan yang menjadi fokus dari karya ini. Meskipun tidak merinci secara gamblang isi dari film tersebut, Roy Suryo menyatakan bahwa premier trailer film ini merupakan respons terhadap antusiasme masyarakat.

“Dirty Election” bukan hanya sekadar film, tetapi juga sebuah bentuk kepedulian terhadap isu-isu krusial dalam sistem demokrasi kita. Aliansi Penegak Demokrasi Indonesia (APDI) yang menjadi produser film ini, menekankan bahwa film tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pesan edukatif tentang pentingnya menjaga integritas, menegakkan keadilan, dan mengawal proses demokrasi dengan baik.

Menurut narasi dalam trailer film yang disampaikan Roy Suryo, kita dibawa pada perjalanan yang tak terduga namun bermuara pada semangat mencari kebenaran. Film ini juga dihadirkan sebagai bentuk dukungan kepada pengadilan dengan menyajikan ‘amicus curiae brief’, sebagai sahabat dalam perjuangan memperjuangkan kebenaran.

Sebelumnya, film “Dirty Vote” telah membuka mata publik terhadap desain kecurangan yang mungkin terjadi dalam Pemilu 2024. Film dokumenter tersebut menampilkan pandangan dari ahli hukum tata negara seperti Bivitri Susanti, Zainal Arifin Mochtar, dan Feri Amsari, dengan Dandhy Laksono sebagai sutradaranya. Pesan yang disampaikan dalam film tersebut sangat jelas, bahwa kecurangan yang terjadi tidak bisa diabaikan begitu saja, dan masyarakat perlu memahami lebih dalam tentang dinamika pemilihan umum.

Kehadiran “Dirty Election” diharapkan menjadi pencerahan bagi masyarakat akan pentingnya transparansi, kejujuran, dan partisipasi aktif dalam menjaga proses demokrasi. Dengan demikian, film ini tidak hanya menjadi tontonan biasa, tetapi juga mengajak kita untuk merenung dan bertindak dalam menjaga integritas negara dan proses pemilihan umum yang adil dan demokratis.

(N/014)
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru