Harga Emas Antam Turun Lagi! Kini Rp 3.021.000/Gram
JAKARTA Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) kembali melemah pada perdagangan Jumat (12/3/2026
EKONOMI
KENDARI -Kisah kekejaman yang dilakukan Novi Damayanti, seorang menantu yang nekat membunuh mertuanya di Kendari, Sulawesi Tenggara, telah mengguncang hati masyarakat. Dari usaha santet hingga pembakaran rumah, Novi Damayanti alias ND (24) telah merencanakan tindakan tragis ini dengan dingin.
Dalam konferensi pers di Polresta Kendari, ND mengakui bahwa sebelum menyewa pembunuh bayaran, dia telah mengirim santet kepada ibu mertuanya dengan maksud untuk menghilangkan nyawanya. Tidak hanya itu, dia juga mengaku hampir saja membakar rumah sang mertua agar tewas terpanggang, semua karena sakit hati terhadap campur tangan mertuanya dalam urusan rumah tangga.
“Saya pernah coba santet dan ingin bakar rumah mertua tapi tidak berhasil,” ungkap ND dengan dingin di hadapan awak media.
Namun, ketika upaya tersebut gagal, ND tidak berhenti. Bersama dengan pria berinisial MF (21), dia merencanakan pembunuhan dengan modus pembegalan. Akibatnya, sang mertua mengalami luka tusukan yang mengakibatkan kematian tragisnya.
Tidak hanya merencanakan pembunuhan, ND juga merasa diabaikan dan dituduh melakukan berbagai hal yang tidak benar dalam keluarga suaminya. Dia merasa dituduh foya-foya dan tidak memberikan uang untuk keluarga suaminya, yang membuatnya semakin frustrasi dan dendam.
Puncak kekejaman terjadi ketika anaknya dikasih jatuh oleh sang mertua, yang menjadi titik patahnya kesabaran ND.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Aris Tri Yunarko, menjelaskan kronologi kejadian yang mengguncang Kota Kendari. Mulai dari pertemuan ND dengan MF untuk merencanakan pembunuhan, hingga aksi sadis mereka di dalam mobil yang mengakibatkan kematian sang mertua.
“ND dan MF merencanakan pembunuhan itu di salah satu rumah makan di Kota Kendari. Mereka bertemu untuk merencanakan pembunuhan pada Minggu pagi,” ucap Kapolresta Kendari.
Kekejaman ini menjadi cerminan penting tentang pentingnya mengendalikan emosi, menyelesaikan konflik dengan damai, dan menghindari tindakan kekerasan. .Semoga tragedi ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu mengedepankan toleransi, dialog, dan keadilan dalam kehidupan sehari-hari, serta mampu mengatasi konflik tanpa harus melibatkan tindakan kekerasan.
(N/014)
JAKARTA Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) kembali melemah pada perdagangan Jumat (12/3/2026
EKONOMI
JAKARTA Tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan di kantor Ombudsman RI da
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Polemik kepengurusan DPC PDIP Medan terus memanas. Mantan Wakil Ketua DPC PDIP Medan, Parlindungan Sinaga, menyoroti belum keluarn
POLITIK
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mendorong penyelenggaraan event internasional berkelas dunia di Sumut guna memperku
PEMERINTAHAN
KARO Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, mengukuhkan Gelora Kurnia Putra Ginting sebagai K
PEMERINTAHAN
MEDAN Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengemb
PEMERINTAHAN
MEDAN Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 mulai Mei hingga Agustus mendatang. Sensu
EKONOMI
MEDAN Pemko Medan terus mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadan. Kali ini, Sekretaris Daerah Kota Medan Wi
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat untuk menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial, khususnya d
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersama unsur TNI dan Polri akan memberika
PEMERINTAHAN