Prabowo Kumpulkan 12 Ribu Penggerak MBG, Tegaskan Program Strategis untuk Generasi Emas 2045
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA -Direktur Utama Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih (RSIJ Cempaka Putih), Jack Pradono, memastikan komitmen rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien serta keluarga mereka, meski tengah menghadapi kasus dugaan bayi tertukar. Kasus ini mencuat setelah seorang keluarga mengklaim bahwa bayi mereka yang meninggal di rumah sakit tersebut pada September 2024 diduga tertukar dengan bayi lain.
“kami menyikapi serius kasus yang sedang terjadi ini. Kami telah bertemu dengan orang tua bayi dan menyampaikan rasa simpati serta menawarkan dukungan agar keluhan mereka bisa diselesaikan dengan baik,” ujar Jack Pradono dalam video yang diunggah melalui akun Instagram resmi RSIJ Cempaka Putih, Jumat (13/12/2024).
Untuk memberikan kejelasan atas dugaan tersebut, RSIJ Cempaka Putih berkomitmen melakukan tes DNA guna memastikan identitas bayi yang dimaksud. Tes tersebut akan dilakukan di laboratorium pilihan orang tua bayi, dengan biaya yang akan ditanggung sepenuhnya oleh rumah sakit. Rencananya, tes DNA ini akan dilaksanakan dalam minggu ini.
“Kami telah bersepakat dengan orang tua bayi untuk melakukan tes DNA. Kami berharap hasil tes ini dapat memberi kepastian dan menenangkan keluarga,” ujar Dr. Jack Pradono.
Dia juga menegaskan bahwa rumah sakit memiliki standar mutu yang ketat dan berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan kesehatan serta menghormati privasi pasien dan keluarganya. “Kami mengajak semua pihak untuk bersabar dan menahan diri dari polemik hingga hasil tes DNA diumumkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dr. Pradono juga menyampaikan bahwa pihak rumah sakit sudah melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan standar layanan kesehatan dan selalu berupaya menyediakan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Kami beroperasi sejak 1971 dan terus berkomitmen untuk meningkatkan standar pelayanan kami,” tambahnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menanggapi serius kasus dugaan bayi tertukar ini. Kadinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan ragu untuk menindak tegas jika terbukti ada kelalaian dalam pelayanan medis di RSIJ Cempaka Putih.
“Sebelumnya, pada Selasa (10/12), tim Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat sudah melakukan Pembinaan, Pengawasan, dan Pengendalian (BINWASDAL) terhadap RSIJ Cempaka Putih,” ungkap Ani dalam keterangan persnya, Jumat (13/12/2024). Dinkes DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan manajemen rumah sakit untuk meminta klarifikasi tertulis mengenai insiden tersebut.
Ani menekankan bahwa pihaknya akan terus mengawasi perkembangan laporan ini dan siap mengambil tindakan tegas jika terbukti ada kelalaian dalam prosedur medis. Selain itu, Dinkes juga telah meminta RSIJ Cempaka Putih untuk meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap tenaga medis mereka.
Dinkes DKI Jakarta juga mengingatkan pentingnya sosialisasi mengenai pelayanan prima dan komunikasi efektif antara petugas medis dan pasien untuk memastikan pelayanan yang optimal.
Kasus dugaan bayi tertukar ini terungkap setelah seorang pria berinisial MR (27) mencurigai bahwa bayinya tertukar setelah bayi yang meninggal dunia tersebut tidak sesuai dengan rekam medis. Kecurigaan tersebut semakin diperkuat setelah keluarga membongkar makam bayi mereka dan menemukan kondisi jenazah yang tidak sesuai dengan catatan medis rumah sakit.
RS Islam Jakarta Cempaka Putih, sebagai respon, berjanji untuk melakukan tes DNA guna memastikan kebenaran dugaan tersebut. Pihak rumah sakit berharap masyarakat dapat memberikan ruang untuk proses verifikasi yang akurat demi memberikan kejelasan yang menyeluruh atas kasus ini.
Dinkes DKI Jakarta juga telah menginstruksikan rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap prosedur medis, administrasi, dan operasional yang terkait dengan kasus ini, termasuk verifikasi identitas ibu dan bayi setelah kelahiran.
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan verifikasi lebih lanjut, dan pihak rumah sakit serta Dinkes DKI Jakarta mengimbau publik untuk bersabar menunggu hasil tes dan penyelidikan yang lebih mendalam.
(N/014)
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik markup dalam sejumlah pengadaan barang di lingkungan Badan Gizi Nasional (B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa salah satu laporan yang menjadi bagian dari proses pengusutan dugaan k
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola Pr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah dokumen penting dan barang bukti elektronik dari Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) da
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara resmi mencopot Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain, dr. Wahy
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap temuan mengejutkan dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MB
HUKUM DAN KRIMINAL
PALEMBANG Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) mengamankan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berinisial IT dan
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh memeriksa seorang oknum anggota polisi berinisial Aiptu ZK yang mengajukan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kep
HUKUM DAN KRIMINAL