Kaki Depan Terluka dan Membusuk, Macan Tutul Jawa Ditemukan Masuk Permukiman Warga Batang
BATANG Seekor macan kumbang atau macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) masuk ke kawasan permukiman warga Desa Gunung Sari, Kecamatan
PERISTIWA
Jakarta – Isu pembajakan film Indonesia kembali mencuat sebagai ancaman serius bagi industri perfilman tanah air. Tidak hanya berdampak pada kerugian besar bagi sektor film, tetapi juga mengancam perekonomian nasional dan mengganggu pergerakan ekosistem digital di Indonesia. Pembajakan film yang kini dilakukan secara terang-terangan melalui berbagai platform digital, memunculkan kebutuhan akan tindakan tegas untuk melindungi hak cipta dan industri kreatif Indonesia.
Untuk itu, Badan Perfilman Indonesia (BPI) bersama Asosiasi Video Streaming Indonesia (AVISI), dengan dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) RI, menyatukan langkah dalam memerangi pembajakan film di Indonesia. Dalam diskusi bertema ‘Anti Piracy’, yang digelar pada Selasa, 21 Januari 2025 di Jakarta, BPI dan AVISI menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap dampak negatif yang ditimbulkan oleh pembajakan.
Ketua Umum BPI, Gunawan Paggaru, menekankan pentingnya membangun pemahaman tentang menghormati hak cipta dan dampak penyebaran konten ilegal. “Kegiatan ini adalah langkah strategis dalam mendukung industri streaming dan perfilman Indonesia, serta membangun ekosistem yang lebih aman dan berkualitas,” ungkap Gunawan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum AVISI, Hermawan Sutanto, mengungkapkan bahwa sekitar 70% masyarakat Indonesia memilih untuk menonton film nasional secara ilegal, meskipun mereka sadar bahwa tindakan tersebut merugikan banyak pihak dan berpotensi menimbulkan dampak negatif jangka panjang.
Hermawan menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat sangat diperlukan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mengonsumsi konten secara legal. “Kolaborasi ini mencerminkan komitmen untuk membangun ekosistem digital yang berintegritas, inklusif, dan berkelanjutan,” tuturnya.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, turut menekankan perlunya kerjasama antar pihak untuk melawan pembajakan film. “Melawan pembajakan memerlukan kerjasama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah yang perlu mendukung dengan regulasi yang tepat, serta platform global yang berperan penting dalam memblokir akses pembajak,” ujar Riefky.
Sebagai langkah awal, Riefky mengungkapkan bahwa Kemenkraf siap mendukung setiap inisiatif yang dihasilkan dari forum ini dan akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian maupun Komunikasi Digital (Komdigi) untuk memberantas pembajakan film nasional.
(christie)
BATANG Seekor macan kumbang atau macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) masuk ke kawasan permukiman warga Desa Gunung Sari, Kecamatan
PERISTIWA
MEDAN Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan mengimbau masyarakat yang belum terdaftar dalam portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) agar segera
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen memperkuat perhatian dan dukungan kepada para veteran sebagai bentuk penghormatan atas jas
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mendorong agar program
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Polda Metro Jaya menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus tantangan hafalan AlQur&039an berhadiah minuman beralko
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Ratusan murid dari lima sekolah di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan bergizi gra
PERISTIWA
JAKARTA Ketua DPD RI Sultan B. Najamuddin memastikan tidak akan ada lagi lagu yang dapat memicu anggota DPR maupun DPD berjoget dalam Si
POLITIK
JAKARTA Tim kuasa hukum Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyiapkan sejumlah bukti, saksi, hingga ahli untuk menghadapi sidang
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat beralih dari motor berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik. Menurutnya, penggu
EKONOMI