Pria di Siantar Ditangkap usai Sebar Foto Wanita Hasil Edit AI Tanpa Busana di Instagram
MEDAN Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara menangkap seorang pria berinisial TH, warga Pematangsiantar, yang diduga menyebarkan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Kasus yang melibatkan artis Nikita Mirzani terkait dugaan persetubuhan dan aborsi terhadap putrinya, LM (16), terus bergulir. Polisi, melalui Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang mendalami keterangan dari beberapa saksi yang dinilai tidak konsisten.
“Beberapa saksi masih akan dilanjutkan pemeriksaannya karena ada beberapa keterangan yang tidak sesuai antara satu saksi dengan yang lainnya,” ungkap Ade Ary kepada wartawan di Jakarta, Jumat (11/10). Penyelidikan ini menjadi perhatian publik, mengingat kesaksian yang berbeda dapat mempengaruhi jalannya kasus yang sudah terdaftar di Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/2811/IX/2024/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA.
Kombes Ade menambahkan bahwa penyidik tidak hanya akan mengandalkan keterangan dari satu saksi. “Kami perlu memastikan bahwa semua keterangan yang diperoleh saling terkonfirmasi agar gambaran peristiwa menjadi utuh,” lanjutnya. Proses ini, menurutnya, adalah bagian penting dalam memastikan keadilan dan kebenaran.
Sementara itu, pihak kepolisian juga tengah menunggu hasil pemeriksaan visum dan pemeriksaan darah terhadap putri Nikita. “Pemeriksaan darah sedang berlangsung di Puslabfor Bareskrim Polri,” jelasnya. Hasil dari pemeriksaan ini diharapkan dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai kondisi anak yang dilaporkan.
Laporan Nikita Mirzani sendiri mencakup dugaan tindak pidana yang melanggar UU Perlindungan Anak dan UU Kesehatan. Dalam laporannya, ia mengungkapkan bahwa putrinya pernah hamil dan melakukan aborsi atas perintah terlapor, Vadel Badjideh. “Pelapor merasa dirugikan dan melaporkannya di Polres Jakarta Selatan guna ditindaklanjuti,” imbuh Ade.
Kronologi singkat yang disampaikan Ade menyebutkan bahwa Nikita menerima foto anaknya yang menunjukkan kondisi hamil. Ia menuding bahwa putrinya telah dipaksa melakukan aborsi sebanyak dua kali. “Kejadian ini mengkhawatirkan dan kami akan terus menyelidiki hingga tuntas,” tegasnya.
Kasus ini mencuat ke permukaan dan mendapat perhatian luas dari masyarakat, tidak hanya karena melibatkan seorang publik figur, tetapi juga karena isu yang sangat sensitif terkait perlindungan anak. Banyak pihak berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan transparan dan adil, serta memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan terhadap anak.
Polisi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial yang bisa menyesatkan. “Kami akan bekerja secara profesional dan berkomitmen untuk mengungkap fakta-fakta yang ada,” tutup Ade.
Dengan perkembangan ini, publik diharapkan untuk terus mengikuti berita terbaru seputar kasus ini, sembari memberikan dukungan kepada pihak-pihak yang terdampak.(N/014)
MEDAN Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara menangkap seorang pria berinisial TH, warga Pematangsiantar, yang diduga menyebarkan
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) terus mengawal percepatan pemulihan infrastruktur pascab
PEMERINTAHAN
SOLOK Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mengawal pemanfaatan tambahan Tra
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan telah menyelesaikan proses verifikasi dan analisis terhadap laporan penolakan grat
NASIONAL
JAKARTA Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 20132021, Yudi Purnomo, menegaskan bahwa klaim kuasa hukum tersang
NASIONAL
JAKARTA Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengkritisi penyerahan penanganan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaks
NASIONAL
JAKARTA Nama Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung, Kuntadi, menjadi perhatian publik setelah diusulkan sebagai calon Jaksa
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya menjelaskan isi boks yang dibawa tim penyidik Polri saat mendatangi Gedung Bundar Kejagung,
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi ke Direktorat
NASIONAL
BINJAI Dosen sekaligus tokoh Kota Binjai, Dr. Agus Purwanto, M.Kesos, memberikan motivasi kepada para siswa baru SMA Negeri 7 Binjai dal
PENDIDIKAN