Jika Kekuasaan Lebih Suka Diberi Tepuk Tangan
SEKADAR menyebut bahwa pakar atau ahli (expert) sedang menghadapi masalah besar di jagat media sosial agaknya keliru. Di negeri kita, pakar
OPINI
JAKARTA -Seorang pria berinisial AA, yang mengaku sebagai masinis kereta api, kini terjerat masalah hukum setelah tampil sebagai narasumber di sebuah podcast horor. Dalam tayangan tersebut, AA menceritakan pengalaman mistisnya saat bekerja, termasuk klaim tentang kecelakaan yang melibatkan kereta. Namun, terungkap bahwa ia bukanlah pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI), melainkan seorang penipu yang berusaha menarik perhatian publik.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, AA dilaporkan oleh perwakilan KAI terkait dugaan pelanggaran pasal 228 KUHP, yang mengatur tentang penyalahgunaan gelar atau jabatan. Pasal ini menyatakan bahwa siapa pun yang sengaja menggunakan tanda kepangkatan atau melakukan perbuatan yang bukan merupakan jabatannya dapat dikenakan hukuman penjara hingga dua tahun atau denda maksimal Rp4,5 juta.
Dalam tayangan di YouTube Channel Lentera Malam, AA mengklaim memiliki pengalaman menjadi asisten masinis dan berbagi cerita tentang hantu yang mengikutinya. Pernyataan-pernyataan ini, meskipun dramatis, menimbulkan kekhawatiran dan penyesalan di pihak KAI. Tohari, Plh. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, menekankan bahwa tayangan tersebut tidak mewakili pegawai internal KAI dan sangat disesalkan karena dapat memicu opini negatif di masyarakat.
Setelah laporan tersebut, AA telah ditangkap, dan pihak kepolisian berjanji akan menindaklanjuti kasus ini dengan serius. Proses hukum yang dihadapi AA menunjukkan betapa pentingnya integritas dan keakuratan informasi yang disampaikan kepada publik. Kasus ini juga mengingatkan masyarakat untuk lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang berkaitan dengan keselamatan transportasi.
Dengan semakin maraknya informasi yang menyesatkan di media sosial dan platform digital, penting bagi kita untuk menyaring konten yang kita konsumsi. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi publik dan industri media untuk lebih bertanggung jawab dalam penyampaian informasi. Pihak KAI berharap insiden serupa tidak akan terulang dan masyarakat dapat lebih bijak dalam menilai berita yang beredar.
Kasus masinis gadungan ini, yang mengaku memiliki pengalaman mistis, akan terus diselidiki oleh pihak berwenang. Sementara itu, tayangan podcast yang menampilkan AA telah dihapus, menandai akhir dari kisah penipuan yang meresahkan ini.
(N/014)
SEKADAR menyebut bahwa pakar atau ahli (expert) sedang menghadapi masalah besar di jagat media sosial agaknya keliru. Di negeri kita, pakar
OPINI
BANDA ACEH Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banda Aceh menangani laporan dugaan penganiayaan terhadap s
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banda Aceh mengamankan seorang pria berinisial IR, 61 tahun
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT Setelah satu bulan proses penyamaian bibit, pelatihan pertanian cabai dampingan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM), Pimpinan
PERTANIAN AGRIBISNIS
KARO Kasus dugaan gangguan kesehatan setelah mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Karo, Sumatera
PERISTIWA
ACEH BESAR Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sultan Iskandar Muda menggelar pasar murah bagi masyarakat di halaman Kantor Camat Blang
NASIONAL
MEDAN Kodam I/Bukit Barisan (BB) menggelar bazar dan pasar murah secara serentak di sejumlah wilayah Indonesia dalam rangka menyambut Ha
NASIONAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku bersama Aparat Penegak Hukum (APH) menggelar razia gabungan dan tes urin
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut), Erni Ariyanti Sitorus, memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrim
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rien Wartia Trigina alias Erin Wartia, mantan istri artis Andre Taulany, mengadukan anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka ke Mahkam
ENTERTAINMENT