"Kita Tidak Gagal, Kita Berhasil": Prabowo Semprot Kelompok Ekstrem dan Beberkan Bukti MBG
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintahannya tidak gagal menjalankan berbagai program prioritas. Prabowo menyinggung sejum
NASIONAL
JAKARTA – Polisi telah memulai langkah penyidikan terhadap mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta, Eko Darmanto, terkait pertemuannya dengan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata. Eko telah menjalani pemeriksaan sebanyak dua kali di Polda Metro Jaya, sebagaimana diungkapkan oleh Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Safri Simanjuntak, pada Rabu (9/10/2024).
Ade Safri menjelaskan bahwa hingga saat ini, pihak kepolisian telah meminta keterangan dari 23 saksi, termasuk pegawai KPK, Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), serta saksi ahli. Proses klarifikasi ini telah berlangsung sejak 5 April 2024 dan terus berlanjut hingga 7 Oktober 2024, menunjukkan komitmen penyidik untuk mendalami kasus ini secara menyeluruh.
Laporan terhadap Alexander Marwata muncul sebagai pengaduan masyarakat pada 23 Maret 2024, yang menyebutkan adanya pertemuan antara Marwata dan Eko Darmanto, di mana Eko saat itu berstatus sebagai pihak yang sedang berperkara di KPK. Alexander Marwata membantah adanya pelanggaran, menyatakan bahwa pertemuan tersebut terjadi sebelum KPK mengeluarkan surat perintah penyelidikan (sprinlidik) terhadap Eko, sehingga tidak ada perkara yang sedang berjalan saat itu.
“Pertemuan terjadi sebelum ada sprinlidik. Jadi belum ada perkara,” tegas Marwata kepada wartawan pada 29 September 2024.
Penyidikan ini mencerminkan upaya KPK dan kepolisian dalam menangani dugaan korupsi dan menjaga integritas lembaga. Dengan adanya pemeriksaan yang melibatkan banyak saksi, diharapkan kebenaran terkait pertemuan ini dapat terungkap, serta menjadi bagian dari upaya pencegahan dan penanganan kasus-kasus korupsi di Indonesia.
Eko Darmanto sendiri masih menyatakan bahwa ia tidak terlibat dalam praktik korupsi apa pun dan berharap penyidikan ini dapat segera membuktikan ketidakbersalahannya. Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat posisi strategis yang dipegang oleh kedua tokoh yang terlibat dan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Dengan kasus ini, tantangan bagi KPK dan kepolisian adalah memastikan bahwa proses hukum yang berlangsung tidak hanya transparan, tetapi juga adil. Publik pun terus mengawasi perkembangan penyidikan ini, mengharapkan kejelasan dan keadilan dalam setiap langkah yang diambil oleh lembaga penegak hukum.
(N/014)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintahannya tidak gagal menjalankan berbagai program prioritas. Prabowo menyinggung sejum
NASIONAL
JAKARTA Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan dan pelantikan Suahasil Nazara pada 14 September 2026 kembali memuncu
POLITIK
MEDAN Lembaga Kritik Kebijakan (LKK) Sumatera Utara menyoroti pengangkatan Muhammad Ali Sipahutar sebagai Sekretaris DPRD Sumatera Utara.
PEMERINTAHAN
DELISERDANG Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya memimpin upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Lapangan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Persidangan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa terkait perkara polemik ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi)
NASIONAL
BINJAI Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai menggelar razia gabungan bersama TNI, Polri dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengatakan Dadan Hindayana, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), merupakan salah satu orang yang per
NASIONAL
JAKARTA Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa optimistis nota perlawanan atau eksepsi keduanya dalam perkara dugaan fitnah dan pencemaran na
NASIONAL
JAKARTA Sejumlah pendukung Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa membentangkan spanduk bertuliskan Adili Jokowi di depan Pen
NASIONAL
BOGOR Presiden Prabowo Subianto menolak usulan agar Indonesia menjadi tuan rumah berbagai ajang pertandingan internasional. Prabowo menila
NASIONAL