Hadapi Era AI! Bupati Batu Bara Minta Kader HMI Siapkan SDM Unggul & Manfaatkan Bonus Demografi
ASAHAN Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menghadiri pembukaan Intermediate Training Latihan Kader II (LK II) Tingkat Nasional Himpunan M
PENDIDIKAN
BITVONLINE.COM – Fenomena fundamentalisme Islam seringkali dikaitkan dengan gaya beragama yang kaku dan tertutup, yang mengabaikan konteks dari teks agama dan berpegang pada interpretasi literal yang dianggap mutlak benar. Kelompok-kelompok ini cenderung melihat pandangan berbeda sebagai kesalahan fatal, yang dalam beberapa kasus, membuka celah bagi tindakan radikal, termasuk aksi terorisme yang sering diklaim sebagai jihad.
Namun, jika ditelusuri lebih dalam, tindakan-tindakan tersebut sebenarnya bertentangan dengan ajaran Islam yang sesungguhnya, yang mengutamakan kedamaian dan toleransi. Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang mengutamakan perdamaian. Nabi Muhammad SAW hanya terlibat dalam peperangan untuk melindungi diri dan umatnya dari serangan musuh, bukan untuk menebar kekerasan.
Aksi terorisme yang mengatasnamakan jihad merupakan interpretasi keliru yang bertentangan dengan inti ajaran Islam. Jihad yang sesungguhnya, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, adalah menyampaikan kebenaran ajaran Tuhan melalui Al-Qur’an. Jihad ini bertujuan membawa manusia dari kesesatan menuju kebenaran dan tidak merugikan orang lain.
Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam di seluruh dunia terus menjadi bukti keagungan dan kedamaian ajaran Nabi Muhammad. Kelompok fundamentalis sering menggunakan dalih agama untuk membenarkan tindakan yang sesungguhnya melanggar prinsip moral dan kemanusiaan. Istilah seperti “amar ma’ruf nahi munkar” sering kali disalahartikan untuk menyebarkan kebencian, baik melalui media sosial maupun di ruang publik.
Padahal, ujaran kebencian adalah perilaku tercela yang tidak pernah diajarkan dalam Islam. Islam mengajarkan umatnya untuk bertutur kata dengan baik, sopan, dan menghormati orang lain. Ujaran kebencian bertentangan dengan nilai-nilai Islam dan lebih mendekati perbuatan setan, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an.
Pertanyaan penting yang muncul adalah, apakah seseorang boleh mengatasnamakan agama untuk bertindak? Jawabannya sangat bergantung pada motivasi di balik tindakan tersebut. Jika tujuan tindakan itu adalah untuk kebaikan, seperti isolasi diri (uzlah) untuk mencegah penularan penyakit selama pandemi, maka itu dapat diterima.
Namun, jika agama digunakan untuk tujuan buruk, seperti terorisme atau manipulasi politik, itu adalah perbuatan tercela yang bertentangan dengan ajaran Islam. Masyarakat harus waspada terhadap individu atau kelompok yang menggunakan agama untuk kepentingan pribadi atau politik mereka. Penyalahgunaan agama dapat menyesatkan banyak orang dan menyebabkan kerusakan sosial.
Kesimpulan
Islam adalah agama yang mengutuk segala bentuk kekerasan dan manipulasi atas nama agama. Umat Islam diharapkan tetap kritis dan selektif dalam menerima ajakan yang membawa embel-embel agama, agar tidak terjebak dalam narasi yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam yang sejati. Menyalahgunakan agama untuk kepentingan pribadi atau politik hanya akan menciptakan perpecahan dan kekerasan.
(christie)
ASAHAN Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menghadiri pembukaan Intermediate Training Latihan Kader II (LK II) Tingkat Nasional Himpunan M
PENDIDIKAN
DELI SERDANG, BITV ONLINE Kondisi jalan di Dusun II, Gang Buntu, Desa Cinta Damai, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Su
PERISTIWA
BATU BARA Dalam upaya memperkuat integritas, kedisiplinan, pengawasan internal, serta tata kelola pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyara
NASIONAL
JAKARTA Sejumlah mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berencana menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada K
NASIONAL
JAKARTA Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bersama tiga terdakwa lainnya menyiapkan puluhan saksi dan ahli untuk dihadirkan dalam pe
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali melemah hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (29/9/20
EKONOMI
BANDA ACEH Forum Bangun Aceh (FBA) menggelar workshop kajian risiko bencana dan penyusunan Rencana Kontinjensi (RENKON) Gampong untuk memp
NASIONAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara meminta penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut melengkapi
HUKUM DAN KRIMINAL
SIBOLGA Mantan Wali Kota Sibolga periode 20212025, Jamaludin Pohan, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangu
HUKUM DAN KRIMINAL
BELAWAN Unit Reskrim Polsek Belawan menangkap pria berinisial AH alias K (43) yang diduga membobol rumah warga di Jalan Bangka, Kelurahan
HUKUM DAN KRIMINAL