Erupsi Sinabung Bikin Penerbangan Kualanamu Terganggu, Ini Penjelasannya
DELI SERDANG Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu (KNO), Deli Serdang, Sumatera Utara, sempat dinonaktifkan sementara
PERISTIWA
JAKARTA –Jessica Kumala Wongso, yang baru-baru ini bebas bersyarat setelah menjalani hukuman 8,5 tahun dari vonis 20 tahun penjara, mengungkapkan perubahan signifikan dalam kebiasaannya sehari-hari pasca-pembebasan. Menurut pengacaranya, Otto Hasibuan, Jessica kini mengalami trauma yang mendalam, terutama terkait dengan kebiasaannya menawarkan makanan dan minuman kepada orang lain.
Dalam wawancara dengan wartawan di Jakarta, Sabtu (14/9), Otto Hasibuan membagikan beberapa pernyataan yang menunjukkan dampak psikologis dari kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin terhadap Jessica. “Saya juga tanya dia, ‘apa yang baru dari hidupmu?’ Saya bilang. ‘Hidup saya yang baru hanya satu, saya tidak mau lagi nawarkan minuman apa pun, apalagi kopi kepada orang lain,’ katanya,” ujar Otto.
Otto menambahkan bahwa Jessica yang sebelumnya dikenal suka menawarkan makanan dan minuman kepada orang lain kini tidak lagi melakukannya. “Dan betul, sudah berapa kali kita ke sana, dia juga tidak mau nawarin,” ungkap Otto sambil tertawa. Pernyataan ini mencerminkan bagaimana trauma mendalam yang dialami Jessica mempengaruhi perilaku sehari-harinya.
Trauma yang dialami Jessica terkait dengan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin yang sangat mencuat di publik. Jessica Wongso sebelumnya dinyatakan bersalah atas kasus pembunuhan tersebut, di mana ia dituduh meracuni kopi yang diminum oleh Wayan Mirna Salihin. Kasus ini mengundang perhatian luas masyarakat dan media, serta menyebabkan dampak psikologis yang signifikan bagi Jessica.
Menurut Otto, trauma tersebut membuat Jessica merasa tidak nyaman dan bahkan takut untuk melakukan kebiasaan yang dulunya rutin dilakukannya. “Jadi trauma dia. Trauma dia. Dia bilang ‘saya nggak mau nawarin apapun, biar makanan, minuman, apalagi kopi. Jadi saya gak mau nawarin lagi’,” beber Otto.
Jessica Wongso kini menjalani masa bebas bersyarat dan diwajibkan untuk melapor secara berkala ke Balai Pemasyarakatan Kelas I Jakarta Timur-Utara hingga tahun 2032. Meskipun mendapatkan pengurangan hukuman, Jessica masih harus menjalani proses rehabilitasi dan pemantauan untuk memastikan integrasinya kembali ke masyarakat.
Pengacara Otto Hasibuan menekankan bahwa perubahan sikap ini merupakan dampak langsung dari trauma yang dialami Jessica dan memerlukan pemahaman serta dukungan dari masyarakat. Jessica kini menghadapi tantangan besar untuk mengatasi trauma yang mendalam dan membangun kembali kehidupannya setelah masa hukuman yang panjang.
(N/014)
DELI SERDANG Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu (KNO), Deli Serdang, Sumatera Utara, sempat dinonaktifkan sementara
PERISTIWA
JAKARTA Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kematian Bambang Setiyawan (60), pedagang cermin yang did
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkap adanya delapan warga negara Indonesia (WNI) yang disebut bergabung dengan tentara
NASIONAL
JAKARTA Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menghadirkan sekitar 303 saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi kuota haji 20232
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA DPR RI resmi menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 20262031. Destry akan menggantikan Perry Wa
EKONOMI
JAKARTA Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin angkat bicara soal kebijakan sekolah yang tetap berjalan di tengah kondisi kabut as
KESEHATAN
TANJAB TIMUR Kondisi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, kembali menjadi sorotan. Bagia
PEMERINTAHAN
TANJAB TIMUR Seorang pemuda berinisial NF alias Enong (19) diamankan polisi setelah diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap per
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di Sumatera Utara mengalami kenaikan mulai 1 September 2026. Penyesuaian harga dilakukan
EKONOMI
JAKARTA Emisi karbon akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sepanjang tahun ini mencapai 17,1 juta ton metrik. Angka ter
NASIONAL