Sentuhan Humanis di Pidie! 500 Warga Antusias Serbu Bakti Kesehatan dan Terima Kursi Roda dari Polri
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JAKARTA –Juru Bicara Kementerian Agama (Kemenag) Sunanto memberikan klarifikasi terkait tudingan bahwa Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mangkir dari panggilan Pansus Angket Haji DPR. Tudingan tersebut awalnya disampaikan oleh Marwan Jafar, anggota Pansus Angket Haji dari fraksi PKB, yang menyebutkan bahwa Menag tidak hadir dalam pemanggilan kedua.
Dalam konferensi pers yang digelar di kompleks parlemen, Jakarta, pada 10 September 2024, Marwan Jafar mengklaim bahwa Menag Yaqut Cholil Qoumas tidak hadir pada panggilan kedua dari Pansus Angket Haji. Marwan juga menuduh adanya permainan “kucing-kucingan” antara Pansus dengan Menteri Agama. Menurut Marwan, saat Pansus memanggil Menag untuk memberikan keterangan, Yaqut mengklaim sedang menghadiri acara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Kalimantan Timur.
“Yang lebih lucu lagi adalah, kami menemukan bahwa pada waktu yang sama, ada surat dari Kemenag yang menunjukkan bahwa Menag sedang melakukan rapat koordinasi dengan pejabat eselon 1 dan staf khusus di Kantor Kemenag pada pukul 15.00 WIB,” kata Marwan dalam konferensi pers tersebut. Marwan menilai adanya ketidaksesuaian informasi mengenai kehadiran Yaqut di MTQ dan rapat koordinasi di Kemenag.
Menanggapi tudingan tersebut, Sunanto, yang juga mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, memberikan klarifikasi bahwa hingga saat ini, pihaknya belum menerima panggilan resmi dari Pansus Angket Haji untuk Menteri Agama. Sunanto menekankan pentingnya untuk memastikan kebenaran informasi yang disampaikan oleh anggota dewan.
“Saya yakin, sebagai anggota DPR, Pak Marwan pasti berbicara berdasarkan data dan informasi yang valid. Namun, saya ingin tahu dari mana Pak Marwan mendapatkan informasi tentang pemanggilan dua kali itu? Saya sudah memeriksa dan belum ada panggilan untuk Menteri Agama,” ujar Sunanto dalam rilis yang diterima kumparan pada Rabu, 11 September 2024.
Sunanto juga menjelaskan bahwa Menag Yaqut Cholil Qoumas memiliki banyak agenda kegiatan di Kemenag, termasuk acara MTQ Nasional. Menurutnya, acara MTQ yang disiarkan di televisi memperlihatkan kapan dan siapa saja yang hadir di acara tersebut, sehingga informasi tentang kehadiran Menag bisa diverifikasi.
“Kami penasaran dari mana Pak Marwan mendapatkan informasi adanya dua kali pemanggilan tersebut. Karena berdasarkan pengecekan kami, belum ada panggilan resmi dari Pansus Angket Haji untuk Menteri Agama,” sambung Sunanto. Ia juga menambahkan bahwa Menag memiliki agenda yang padat dan harus menyeimbangkan berbagai kegiatan di kementerian serta acara-acara penting lainnya.
Sementara itu, Marwan Jafar belum memberikan tanggapan lanjutan terkait klarifikasi yang disampaikan oleh Sunanto. Kasus ini menambah dinamika dalam hubungan antara Pansus Angket Haji dan Kementerian Agama, serta menunjukkan tantangan dalam koordinasi antara lembaga legislatif dan eksekutif.
Pihak Kemenag berharap adanya klarifikasi lebih lanjut dan penyelesaian yang baik dalam rangka menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan urusan keagamaan dan pemerintahan. Masyarakat pun menantikan perkembangan lebih lanjut mengenai kasus ini dan bagaimana kedua belah pihak akan menyelesaikan perbedaan informasi yang ada.
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedu
NASIONAL
JAKARTA Tembakan gas air mata kembali dilepaskan ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pejompongan Raya, Jakart
PERISTIWA
LANGKAT Tim futsal putri SMK Negeri 2 Binjai berhasil meraih juara 2 dalam turnamen Piala RA CUP yang digelar di Gedung Olahraga Langkat.
OLAHRAGA
JAKARTA Anas Urbaningrum menilai perdebatan mengenai pernyataan Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo soal kemungkinan perubahan sebel
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesediaannya menjadi Orang Tua Asuh bagi para nazir wakaf di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ha
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA