MEDAN -Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, Iswar Lubis, akhirnya memberikan klarifikasi mengenai insiden aksi piting yang dilakukan oleh salah satu anggotanya terhadap komandan regu satpam di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Keluarga Berencana (P3AKB). Iswar Lubis mengakui bahwa pelaku piting merupakan anggotanya sendiri dan menjelaskan latar belakang dari insiden tersebut.
Saat ditemui di Kantor Advanced Traffic Control System (ATCS) Medan di Jalan Balai Kota, Iswar Lubis membenarkan bahwa insiden tersebut melibatkan anggotanya dan mengklaim bahwa tindakan tersebut adalah hasil dari emosi yang tersulut. “Anggota Dishub, saya akui anggota Dishub, dan itu perintah saya,” ujar Iswar. Menurutnya, aksi piting tersebut bukanlah tindakan kekerasan yang disengaja, melainkan reaksi dari ketegangan yang muncul akibat interaksi yang tidak menyenangkan antara anggota Dishub dan sekuriti dari P3AKB.
Iswar Lubis menjelaskan bahwa insiden tersebut berawal dari pernyataan kasar yang dilontarkan oleh Ramdanisyah Pulungan, komandan regu satpam P3AKB, terhadap anggotanya yang sedang menjalankan tugas. “Bukan kekerasan itu, karena kebetulan sekuriti itu mengeluarkan kata-kata tidak bagus. Saya sampaikan karena profesi kita yang berbeda, kami ini manusia biasa, kalau dimaki-maki ya naik juga,” kata Iswar. Ia menekankan bahwa anggota Dishub juga manusia biasa yang memiliki harga diri, dan emosi mereka dapat terpancing jika mereka merasa dihina atau dimaki.
Namun, Iswar Lubis tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai kata-kata kasar yang dimaksud. Menurut informasi yang diperoleh, masalah tersebut berhubungan dengan sosialisasi parkir berlangganan yang dilakukan di depan pintu akses keluar-masuk kantor P3AKB. Sosialisasi tersebut terjadi pada jam-jam sibuk dan menyebabkan kemacetan, yang mengakibatkan pegawai P3AKB kesulitan untuk masuk dan absen kerja.
Ramdanisyah Pulungan, komandan regu satpam yang terlibat dalam insiden tersebut, menyatakan bahwa sosialisasi parkir yang dilakukan di depan pintu akses kantor seharusnya bisa dikoordinasikan lebih baik. Ia menganggap bahwa seharusnya sosialisasi dilakukan di area yang tidak mengganggu akses kantor, dan lebih baik jika ada koordinasi antara Dishub dan pihak P3AKB maupun sekuriti.
Atas kejadian ini, Ramdanisyah Pulungan melaporkan insiden piting tersebut ke Polsek Medan Baru. Kapolsek Medan Baru, Kompol Yayang Rizki, mengatakan bahwa pihak kepolisian akan melakukan upaya mediasi untuk menyelesaikan masalah tersebut. “Kami akan melakukan mediasi untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan baik dan mencari solusi yang memuaskan semua pihak,” ujar Kapolsek.
Kejadian ini menyoroti pentingnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara berbagai pihak, terutama dalam penanganan masalah yang melibatkan interaksi antara instansi pemerintah dan pihak keamanan. Harapannya, kejadian seperti ini tidak terulang di masa depan dan semua pihak dapat bekerja sama dengan lebih harmonis.
(N/014)
Kadishub Medan Akui Perintahkan Anggotanya Piting Komandan Satpam?