Dari Kenduri Diraja hingga Istana Maimun, Ini Komitmen Rico Waas Jaga Warisan Kesultanan Deli
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kenduri Diraja Negeri Deli yang akan digel
PEMERINTAHAN
MEDAN -Keterlaluan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba, Sumatera Utara (Sumut). Meski sudah tanggal 2 Februari 2025, namun Pemkab Toba belum membayar gaji para pegawai untuk Bulan Januari 2025.
Baik gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja (PPPK).
"Ngeri kali Pemkab Toba ini, Pak. Sampai sekarang kami para pegawai belum gajian. Tolong bantu viralkan, Pak," mohon salah seorang pegawai melalui pesan WhatsApp, Minggu (02/02/2025).
Pegawai yang memohon namanya dirahasiakan itu menjelaskan, saat ini para pegawai sudah sangat resah. Para pegawai bingung untuk menutupi kebutuhan hidup.
"Bagaimanalah cara membiayai keluarga kami? Biaya kebutuhan sehari-hari. Membayar uang sekolah anak-anak. Sementara kami belum gajian. Kami kan tidak ada pekerjaan sampingan. Hanya sebagai pegawai. Kejam kali Pemkab Toba ini kan, Pak?" jelasnya.
MEMPERTANYAKAN
Menurutnya, sebagai pegawai, mereka sudah mempertanyakan penyebab keterlambatan pembayaran gaji pegawai ini kepada atasan mereka. Tapi para atasan mereka justru mengaku belum mendapat informasi kapan gaji akan dibayarkan. Para pegawai hanya diminta untuk bersabar.
"Mana bisa keperluan dan kebutuhan sehari-hari diminta bersabar? Mana bisa perut diminta bersabar? Mana bisa membeli minyak bensin di SPBU utang?" jelasnya.
Menurutnya, hingga saat ini, para pegawai belum mendapat informasi yang pasti, kapan Pemkab Toba akan membayarkan gaji para pegawai. Dan, Bupati Toba, Sekda maupun bendahara, sejauh ini juga belum memberi penjelasan resmi terkait keterlambatan pembayaran gaji tersebut.
Menurutnya, keterlambatan pembayaran gaji pegawai Pemkab Toba ini, sebetulnya bukan kali ini saja. "Bahkan, dulu pernah sampai tiga bulan Pemkab Toba belum bayar gaji pegawai. Itu di zaman Pak Poltak sebagai bupati. Ngeri kali," jelasnya.
PEMKAB LAIN SUDAH GAJIAN
Keterlambatan pembayaran gaji para pegawai Pemkab Toba ini, menjadi pertanyaan besar. Soalnya, gaji merupakan anggaran rutin. Yang setiap bulan harus sudah tersedia.
Lagi pula, berbeda dengan Pemkab/Pemko lain di Sumut. Di Pemkab/Pemko lain di Sumut, sudah gajian. Tapi di Pemkab Toba kok belum?
"Saya sudah tanyakan teman-teman saya di kabupaten/kota lain di Sumut. Mereka sudah gajian. Kabupaten Nias saja sudah gajian. Kami di Pemkab Toba, belum," jelasnya.
Begitu juga di kabupaten/kota lain di Sumut, sudah gajian. Seperti di Pemkab Samosir, Pemko Pematangsiantar, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas) maupun Pemkab Simalungun, semua sudah bayar gaji pegawainya.
"Pemkab Toba saja yang belum bayar gaji pegawainya! Entah apa masalahnya? Mohon bantu viralkan, Pak. Kalau kami para pegawai, takut untuk bicara," harapnya.
(as)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kenduri Diraja Negeri Deli yang akan digel
PEMERINTAHAN
JAKARTA Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang w
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memastikan lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Jakarta telah disiapkan. Namun, pemerintah belum
EKONOMI
JAKARTA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengungkap bakal ada kejutan dalam formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sumatera Utara
PEMERINTAHAN
MEDAN Gempa bumi dengan magnitudo (M) 6,4 mengguncang wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (15/8/2026) petang. Ba
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung memantau gotong royong massal yang digelar serentak di 21 kecamatan dalam
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Peringatan Hari Damai Aceh (HDA) ke21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, berujung ricuh pada Sabtu (15/8/2026). Kericu
PERISTIWA
BANDA ACEH Tokoh sekaligus mediator perdamaian Aceh asal Finlandia, Juha Christensen, meminta semua pihak menghormati penggunaan bendera
POLITIK