BREAKING NEWS
Sabtu, 15 Agustus 2026

Nenek 76 Tahun Mengadu Soal Narkoba ke Rico Waas di Tengah Gotong Royong Serentak 21 Kecamatan Medan

Abyadi Siregar - Sabtu, 15 Agustus 2026 18:50 WIB
Nenek 76 Tahun Mengadu Soal Narkoba ke Rico Waas di Tengah Gotong Royong Serentak 21 Kecamatan Medan
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung memantau gotong royong massal yang digelar serentak di 21 kecamatan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (15/8/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung memantau gotong royong massal yang digelar serentak di 21 kecamatan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (15/8/2026). Selain membersihkan lingkungan, kegiatan tersebut dimanfaatkan Rico untuk menyerap aspirasi dan keluhan warga.

Gotong royong massal tersebut merupakan bagian dari gerakan Indonesia Asri. Kegiatan meliputi pembersihan lingkungan serta penanaman pohon yang dilakukan secara serentak di seluruh kecamatan.

Salah satu lokasi yang dikunjungi Rico berada di Jalan Keramat Indah, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah perangkat daerah, Camat Medan Denai, anggota DPRD Medan Afif Abdillah, masyarakat serta alat berat turut dikerahkan.

Baca Juga:

Rico juga memantau pelaksanaan gotong royong di kecamatan lainnya melalui layar monitor.

"Hari ini kita kembali gotong royong dan menyapa warga. Bedanya, hari ini dilaksanakan serentak di 21 kecamatan yang dipimpin oleh para camat. Ini dilakukan dalam rangka menyambut 17 Agustus sekaligus menggerakkan pasukan dan masyarakat untuk membersihkan daerah masing-masing," kata Rico.

Selain memantau kebersihan lingkungan, Rico menggelar kegiatan Sapa Warga. Dalam kesempatan tersebut, dia berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan aspirasi, masukan maupun keluhan yang mereka hadapi.

Sejumlah persoalan disampaikan warga, mulai dari banjir dan drainase, sampah di kawasan permukiman, lampu penerangan jalan umum (LPJU), ketersediaan air bersih, bantuan pemerintah hingga administrasi kependudukan (Adminduk).

Persoalan peredaran narkoba juga menjadi perhatian warga. Megawati Harahap, 76, pensiunan Dinas Kesehatan Kota Medan yang tinggal di kawasan Jermal 12, meminta pemerintah dan aparat penegak hukum mengambil tindakan tegas terhadap peredaran narkoba di Jermal 15 Ujung.

"Mohon sama Bapak Wali Kota, ini (narkoba di Jermal 15 Ujung) untuk segera dibersihkan! Kami ibu-ibu di sini sangat-sangat mengharapkan. Anak-anak kami takut kena narkoba, kami sering kehilangan anak, rupanya sudah di sana," ujar Megawati.

Pernyataan tersebut mendapat respons dari warga yang hadir. Menurut Megawati, peredaran narkoba tidak hanya mengancam anak-anak, tetapi juga dikhawatirkan memicu meningkatnya aksi kriminalitas di lingkungan permukiman.

Rico menegaskan narkoba merupakan musuh bersama yang harus dihadapi secara berkelanjutan. Pemko Medan, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI untuk melakukan pencegahan serta penindakan.

"Narkoba ini musuh bersama kita. Dari keluarga, kita wajib melarang dan mengawasi anak-anak kita. Pemko Medan bersama aparat kepolisian dan TNI tidak akan tinggal diam dan terus mendorong agar pembongkaran serta penindakan narkoba, seperti di kawasan Jermal 15, dilakukan secara terus-menerus," ujar Rico.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rico Waas Gerak Cepat Benahi Medan Labuhan, Banjir, Jalan Rusak hingga LPJU Langsung Ditangani
Satu Tahun Kepemimpinan Rico–Zaki, Pelayanan Adminduk Medan Meningkat 28,9 Persen: Kini Cepat, Mudah, dan Inovasi Jemput Bola
Gubernur NTT Ungkap Penyebab Keluarga Bocah SD Ngada Tak Terima Bansos: Masalah Administrasi Kependudukan
Dekatkan Pelayanan ke Warga, Pemkab Simalungun Tetapkan 6 Kecamatan sebagai Pilot Project Adminduk
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru