Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
JAKARTA -Dunia maya kembali dihebohkan dengan serbuan siber yang menimpa salah satu raksasa di sektor makanan dan minuman Indonesia, PT Garudafood Putra Putri Jaya. Kabar mengerikan ini terungkap melalui akun media sosial @FalconFeedsio yang mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut menjadi korban serangan ransomware yang disebut RansomHub.
RansomHub, sebuah jenis ransomware yang mengancam keamanan data dengan mengenkripsi informasi dan meminta tebusan, kini mengincar PT Garudafood Putra Putri Jaya. Dilaporkan bahwa para penjahat siber berhasil meretas sistem keamanan perusahaan dan mengklaim memiliki akses terhadap data perusahaan sebesar 10GB. Ancaman mereka tidak main-main: jika tebusan tidak dibayar dalam waktu 6-7 hari ke depan, mereka akan mempublikasikan seluruh data yang mereka miliki.
Informasi ini terkuak dalam sebuah unggahan yang menunjukkan waktu tenggat waktu dan jumlah kunjungan ke data tersebut, menggambarkan keparahan situasi yang dihadapi oleh perusahaan yang dikenal dengan produk ikoniknya seperti Garuda Cookies dan Chocolatos.
Seorang juru bicara PT Garudafood Putra Putri Jaya belum memberikan komentar resmi terkait insiden ini. Namun, dalam dunia digital yang semakin kompleks, serangan ransomware semacam ini menjadi ancaman serius bagi keamanan data perusahaan besar seperti Garudafood. Para pakar keamanan cyber memperingatkan bahwa serangan semacam ini bukan hanya mengancam keberlanjutan operasional, tetapi juga dapat merusak reputasi perusahaan dan kepercayaan konsumen.
Sementara itu, pihak kepolisian cyber sedang melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku di balik serangan ini. Langkah-langkah pengamanan data dan sistem IT perusahaan juga sedang dipertimbangkan untuk mencegah kebocoran lebih lanjut dan melindungi kepentingan perusahaan serta data karyawan dan konsumen yang terdampak.
Kontroversi ini mencuat di tengah upaya global untuk meningkatkan perlindungan terhadap keamanan siber di berbagai sektor industri. Keamanan data menjadi prioritas utama bagi perusahaan-perusahaan yang terus berupaya mengantisipasi serangan siber yang semakin canggih dan merusak.
Kami akan terus mengikuti perkembangan cerita ini seiring waktu dan memberikan informasi terkini kepada publik mengenai respons dan langkah-langkah yang diambil PT Garudafood Putra Putri Jaya dalam menghadapi krisis keamanan ini.
(N/014)
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
ANYER Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak akan mampu menangani seluruh penghitungan kerugian n
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terkait penahanan sejumlah
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kesiapan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan meluncurkan kebijakan baru yang menanggung penuh biaya pengobatan bagi warga yang menjadi korban kejahatan jala
PEMERINTAHAN
MEDAN Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat (SR) yang saat in
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 17.851 pekerja informal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memberikan penghargaan berupa bonus beasiswa senilai Rp10 juta kepada mahasiswa dengan
PENDIDIKAN
JAKARTA Delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Militer TNIPolri melakukan audiensi perdana ke Kedutaan Besar V
NASIONAL