BPBD Binjai Turunkan Satgas Bersihkan Drainase di Limau Mungkur, Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan
BINJAI Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai mengerahkan puluhan personel Satuan Tugas (Satgas) untuk melaksanakan goto
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Berbagai program pemerintah dengan nama unik seperti SIPEPEK, Simontok, Sisemok, hingga Sipedo, yang viral di media sosial, mendapat tanggapan serius dari Asisten Pemerintahan Kementerian PANRB, Cahyono Tri Birowo. Menurutnya, keberadaan nama-nama tersebut menunjukkan perlunya revisi dalam penyusunan program oleh instansi pemerintah.
Menanggapi hal ini, Cahyono mengimbau agar semua instansi pemerintah mengikuti rancangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) nasional sebagai panduan utama dalam membuat aplikasi atau program baru. “Dalam rangka kebijakan SPBE yang diatur oleh Perpres 95/2018, setiap aplikasi yang dibuat harus selaras dengan arsitektur SPBE nasional,” ujar Cahyono kepada kumparan.
Lebih lanjut, Cahyono menekankan pentingnya koordinasi sebelum pembuatan program atau aplikasi oleh pemerintah daerah maupun instansi pusat. “Sebelum meluncurkan program baru, sebaiknya pihak terkait meminta rekomendasi dari KemenPANRB untuk memastikan kesesuaian dengan kebijakan nasional,” tambahnya.
Pasal 19 dari Perpres 95 Tahun 2018 menegaskan bahwa setiap rencana SPBE di tingkat daerah harus disusun berdasarkan peta rencana SPBE Nasional, rencana pembangunan jangka menengah daerah, hingga rencana strategis Pemda. Hal ini dilakukan untuk memastikan koordinasi yang baik antara tingkat nasional dan daerah.
Dalam upaya menyelaraskan rencana tersebut, kepala daerah diimbau untuk berkoordinasi secara rutin dengan KemenPANRB. “Peta rencana program daerah akan ditinjau ulang secara berkala berdasarkan perubahan-perubahan penting, termasuk perubahan strategis Pemda dan arsitektur SPBE,” jelas Cahyono.
Penggunaan nama program yang dianggap kurang serius atau kurang sesuai dengan standar etika administrasi publik, seperti SIPEPEK, Simontok, atau Sisemok, menjadi perhatian khusus dalam upaya pemerintah untuk meningkatkan citra dan kredibilitasnya di mata masyarakat.
Beberapa contoh program dengan nama yang mencolok seperti SIPEPEK yang merupakan Sistem Pelayanan Program Penanggulangan Kemiskinan dan Jaminan Kesehatan di Kabupaten Cirebon, Simontok dari Sistem Monitoring Stok dan Kebutuhan Pangan Pokok di Kota Solo, hingga Sipedo yang memfasilitasi pelatihan berbasis data online di Sumedang, menjadi sorotan di media sosial.
“Saya harap dengan adanya koordinasi yang lebih baik dan pengawasan yang ketat, kita dapat menghindari penggunaan nama-nama yang kurang sesuai dengan standar administrasi publik,” pungkas Cahyono.
Dengan demikian, perbaikan dalam proses pembuatan dan penamaan program diharapkan dapat meningkatkan efektivitas serta transparansi pelayanan publik yang dijalankan oleh pemerintah di berbagai tingkatan.
(N/014)
BINJAI Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai mengerahkan puluhan personel Satuan Tugas (Satgas) untuk melaksanakan goto
PEMERINTAHAN
BINJAI Dewan Pimpinan Cabang Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depicab SOKSI) Kota Binjai menggelar bakti sosial berupa sun
NASIONAL
MEDAN Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 tahun 2026 hadir dengan konsep baru yang lebih modern, nyaman, dan estetik. Mengusung seman
PARIWISATA
JAKARTA Rentetan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sembilan kepala daerah sepanjan
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, angkat bicara terkait sorotan publik terhadap penunjukan sejumla
PEMERINTAHAN
MEDAN Kemacetan parah terjadi di ruas Jalan MedanBerastagi, Sumatera Utara, pada Sabtu (4/7/2026) malam hingga Minggu (5/7/2026) pagi.
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara
NASIONAL
JAKARTA Korban tewas dalam operasi penggerebekan bandar narkoba di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, kembali bertambah. Aiptu Sumar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim Nasional (Timnas) Indonesia menargetkan penampilan maksimal saat berlaga di kandang maupun tandang pada ajang Piala AFF 2026
OLAHRAGA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sebanyak 55 keping logam platinum dengan total berat sekitar 55 kilogram saat melak
HUKUM DAN KRIMINAL