Macet Parah 12 Jam di Jalur Medan-Berastagi, Pengendara Terpaksa Menginap di Mobil
MEDAN Kemacetan parah terjadi di ruas Jalan MedanBerastagi, Sumatera Utara, pada Sabtu (4/7/2026) malam hingga Minggu (5/7/2026) pagi.
PERISTIWA
MEDAN – Kemacetan parah terjadi di ruas Jalan Medan-Berastagi, Sumatera Utara, pada Sabtu (4/7/2026) malam hingga Minggu (5/7/2026) pagi. Ribuan kendaraan dilaporkan terjebak antrean panjang selama berjam-jam, bahkan sebagian pengendara terpaksa bermalam di dalam mobil karena arus lalu lintas nyaris tidak bergerak.
Salah seorang pengendara, Vania, mengaku menghabiskan waktu sekitar 10 jam di jalan saat perjalanan pulang dari Berastagi menuju Medan.
Awalnya, ia bersama rekannya hanya berencana menghabiskan waktu di kawasan wisata Berastagi. Namun perjalanan pulang berubah menjadi pengalaman yang melelahkan setelah kendaraan terjebak kemacetan panjang sejak sekitar pukul 21.30 WIB.Baca Juga:
"Kami terjebak macet sekitar 10 jam. Awalnya pulang lewat Berastagi karena tidak berani melewati jalur alternatif yang curam, ternyata jalan utama justru macet total," ujar Vania, Minggu (5/7/2026).
Menurutnya, antrean kendaraan mulai terjadi dari kawasan rest area di sekitar Harvest Moon hingga menuju Sembahe. Ia baru tiba di rumah sekitar pukul 10.00 WIB setelah semalaman berada di perjalanan.
Vania menyebut banyaknya truk yang melintas pada akhir pekan, ditambah adanya truk yang mogok di kawasan tikungan Tirtanadi, diduga menjadi penyebab utama kemacetan panjang tersebut.
Meski harus menunggu berjam-jam, ia mengaku para pengendara tetap tertib. Kendaraan disusun rapi mengikuti arahan petugas agar proses evakuasi truk mogok dapat berjalan lancar.
Pengalaman serupa dialami Shella Pertiwi. Ia mengaku mulai terjebak macet sejak pukul 19.00 WIB di kawasan Tugu Perjuangan Berastagi. Setelah bergerak perlahan hingga Sibolangit sekitar pukul 22.00 WIB, kendaraan kembali berhenti total.
Shella bahkan mengaku sempat tidur di dalam mobil maupun di pinggir jalan sambil menunggu arus lalu lintas kembali bergerak. Hujan deras dan angin kencang yang turun pada malam hari membuat kondisi semakin tidak nyaman.
"Menjelang subuh kami masih berada di Sibolangit. Sampai sekitar pukul 07.00 WIB baru tiba di Sembahe dan sekitar pukul 09.00 WIB akhirnya sampai Pancur Batu," katanya.
Ia mengatakan banyak pengendara mulai khawatir karena bahan bakar kendaraan hampir habis akibat terlalu lama terjebak kemacetan.
"Asli 12 jam kami di jalan Medan-Berastagi, bahkan lebih lama dibanding perjalanan mudik," ujarnya.
MEDAN Kemacetan parah terjadi di ruas Jalan MedanBerastagi, Sumatera Utara, pada Sabtu (4/7/2026) malam hingga Minggu (5/7/2026) pagi.
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara
NASIONAL
JAKARTA Korban tewas dalam operasi penggerebekan bandar narkoba di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, kembali bertambah. Aiptu Sumar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim Nasional (Timnas) Indonesia menargetkan penampilan maksimal saat berlaga di kandang maupun tandang pada ajang Piala AFF 2026
OLAHRAGA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sebanyak 55 keping logam platinum dengan total berat sekitar 55 kilogram saat melak
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi II DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, menyoroti operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi P
NASIONAL
JAKARTA Harga emas diperkirakan masih akan melanjutkan tren penguatan pada pekan depan. Penguatan tersebut didorong oleh ekspektasi kebi
EKONOMI
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya BSc menjajal langsung proses membatik saat mengunjungi stan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan
EKONOMI
MEDAN Seorang kurir narkoba asal Aceh ditangkap petugas di Bandara Sisingamangaraja XII Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, setelah keda
HUKUM DAN KRIMINAL
ANKARA Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuding Israel berupaya mengganggu proses perdamaian di Timur Tengah, termasuk kesepakatan a
INTERNASIONAL