Prabowo Akui Mutu Pendidikan RI Masih Kalah dari Negara Tetangga, Ini Alasannya
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengakui kualitas pendidikan Indonesia masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara berdasarkan hasil
PENDIDIKAN
MEDAN – Polrestabes Medan masih mendalami dugaan keterlibatan pemilik stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dalam kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite yang menggunakan jeriken dan kendaraan modifikasi.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan penyidik telah melakukan pemanggilan terhadap pihak pemilik SPBU untuk dimintai keterangan. Namun hingga kini, aparat belum menemukan alat bukti yang mengarah pada keterlibatan langsung pemilik dalam praktik penyalahgunaan BBM subsidi tersebut.
Menurut Calvijn, penegakan hukum yang dilakukan saat ini masih berfokus pada operator SPBU dan seorang pelaku yang diduga memodifikasi kendaraan untuk memperoleh BBM subsidi dalam jumlah yang tidak sesuai ketentuan.Baca Juga:
"Dari hasil pemeriksaan saksi dan alat bukti yang ada, penyidik menemukan adanya praktik modifikasi kendaraan serta dugaan penjualan BBM subsidi yang tidak sesuai aturan," ujar Calvijn, Rabu (17/6/2026).
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan proses penyelidikan masih terus berjalan. Penyidik tetap membuka kemungkinan pengembangan perkara apabila ditemukan bukti baru yang mengarah kepada pihak lain.
Calvijn menyebut, seluruh proses hukum dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur yang berlaku. Ia juga mempersilakan masyarakat untuk mengawasi jalannya penanganan kasus tersebut guna memastikan transparansi penegakan hukum.
"Sampai saat ini prosesnya masih on the track. Jika ada informasi atau masukan terkait penanganan perkara, tentu akan menjadi perhatian kami," katanya.
Dalam perkara ini, para terdakwa dijerat dengan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (Migas) terkait penyalahgunaan distribusi BBM subsidi. Pengadilan sebelumnya telah menjatuhkan vonis penjara selama lima bulan terhadap terdakwa yang terlibat dalam kasus tersebut.
Di tengah proses hukum yang masih berlangsung, kabar duka juga datang dari keluarga salah satu terdakwa, Ranning Alamer Mulsim Cibro. Ayahnya meninggal dunia pada Selasa malam (16/6/2026) di RSUP H. Adam Malik Medan setelah menjalani perawatan akibat penyakit kanker yang telah lama dideritanya.
Jenazah kemudian diberangkatkan ke Kabupaten Pakpak Bharat untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.*
(mi/dh)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengakui kualitas pendidikan Indonesia masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara berdasarkan hasil
PENDIDIKAN
JAKARTA Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai hasil survei opini publik dapat menjadi salah satu bahan evaluas
POLITIK
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mencopot Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jayapura, Papua, menyusul k
NASIONAL
JAKARTA Kenaikan harga semen belakangan ini menjadi perhatian pelaku industri konstruksi. Selain berdampak pada biaya pembangunan, kondi
EKONOMI
BANDA ACEH Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat pengawasan langsung di la
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta para guru ikut memberikan edukasi kepada siswa agar tidak membawa pulang maka
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang sains dan teknologi untu
NASIONAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mendorong percepatan penyedi
NASIONAL
TAPSEL Polisi menangkap pelaku pembunuhan terhadap seorang bocah perempuan berusia 6 tahun yang ditemukan tewas di dalam sumur di Kecama
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktur PT Dinamika Sejahtera Mandiri (DSM), Tjia Peng Tjoan alias Peng, mengakui telah memberikan uang sebesar Rp1 miliar seca
HUKUM DAN KRIMINAL