Tito Karnavian Usul Tambah Dana Triliunan untuk Bencana Sumatera hingga Reformasi Pemilu
JAKARTA Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp6,27 triliun untuk tahun anggaran 2027. Dana itu dir
PEMERINTAHAN
MEDAN –Wali Kota Medan, Bobby Nasution, menjelaskan pentingnya peran partai politik (parpol) dalam menjaga kondusifitas menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumatera Utara (Sumut) yang akan digelar pada November 2024. Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara halalbihalal yang digelar oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sumut di Hotel Le Polonia, Kota Medan, pada Minggu (21/4).
Dalam sambutannya, Bobby menggarisbawahi bahwa parpol memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Ia menekankan perlunya parpol memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dalam menjalani kehidupan bermasyarakat yang baik, terutama dalam konteks pelaksanaan Pilkada yang kondusif di Kota Medan.
“Tugas parpol tidak hanya selesai setelah pelaksanaan Pilkada berakhir, tetapi harus terus berlanjut dalam mengajarkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas di Kota Medan,” ujar Bobby dalam keterangannya pada Senin (22/4).
Meskipun belum ada kepastian terkait dukungan penuh dari PAN Sumut untuk Bobby Nasution dalam Pilkada Sumut 2024, Sekretaris DPW PAN Sumut, Hendra Cipta, mengindikasikan bahwa proses tersebut masih berlangsung. “Masih on progress semuanya, sabar menanti ya,” kata Hendra Cipta ketika dihubungi terkait hal ini.
Sementara itu, PAN sendiri sudah secara terang-terangan memberikan dukungan untuk Bobby Nasution dalam kontestasi Pilkada Sumut. Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, menyatakan dukungannya secara langsung melalui media sosial. “Saya dengan wali kota saudara Bobby, dulu kita dukung pertama kali untuk maju wali kota. Sekarang kelihatan hasil kerjanya, Kota Medan semakin bagus, semakin maju, pembangunan sana sini, saya kira Kota Medan lebih cepat majunya,” ujar Zulkifli Hasan dalam postingan akun Instagram resminya @zul.hasan pada Jumat (15/12).
Dukungan yang diberikan oleh PAN kepada Bobby Nasution juga disertai dengan harapan bahwa Bobby dapat terpilih sebagai Gubernur Sumut dari jalur PAN. Hal ini menunjukkan bahwa dinamika politik di Sumut semakin memanas menjelang Pilkada 2024, di mana partai-partai politik berupaya memperkuat koalisi dan mencari figur yang dianggap dapat mewakili kepentingan dan aspirasi masyarakat Sumut secara optimal.
Dengan adanya harapan untuk menjaga kondusifitas dalam proses politik dan Pilkada, Bobby Nasution tampaknya menjadi salah satu tokoh yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Kota Medan dan Sumatera Utara secara keseluruhan.
(N/014)
JAKARTA Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp6,27 triliun untuk tahun anggaran 2027. Dana itu dir
PEMERINTAHAN
JAKARTA Konsep anggaran pertahanan di Indonesia dinilai perlu berubah dari sekadar biaya keamanan menjadi motor penggerak ekonomi nasion
EKONOMI
JAKARTA Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengingatkan pemerintah dan masyarakat agar mewaspadai potensi krisis ekonomi yang bis
EKONOMI
JAKARTA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar subsidi ti
EKONOMI
JAKARTA Sejumlah organisasi masyarakat sipil menilai putusan Pengadilan Militer II08 Jakarta dalam kasus penyiraman air keras terhadap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum Presiden ke7 RI Joko Widodo menyatakan keyakinannya bahwa Roy Suryo dan sejumlah pihak yang terlibat dalam kasus du
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menanggapi peringatan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) terkait potensi terjadinya krisis kelaparan bes
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan strategi khusus untuk memperkuat nilai tuk
EKONOMI
JAKARTA Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengusulkan tambahan anggaran sekitar Rp 2,8 triliun untuk tahun anggaran 2027. Tambahan
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan dua tersangka hasil operasi tangkap tangan (OTT) lanjutan terkait kasus dugaa
HUKUM DAN KRIMINAL