Babak Pertama Indonesia Unggul 1-0 Atas Vietnam
MEDAN Timnas U19 Indonesia untuk sementara di babak pertama, unggul 10 atas lawannya Vietnam pada Piala AFF U19 2026 di Stadion Utama S
OLAHRAGA
BEKASIĀ -Keberadaan pagar laut yang terbuat dari bambu di pesisir Kampung Paljaya, Jembatan Cinta, Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, terus menjadi sorotan publik. Netizen mengungkapkan temuan pagar laut yang memicu kekhawatiran terhadap dampak ekologis dan ekonomi di wilayah tersebut.
Ketua Nelayan Muara Tawar Tarumajaya, Samsul, menyampaikan bahwa pagar laut yang dibangun di pesisir Bekasi telah menimbulkan dampak buruk bagi ekosistem laut. Menurutnya, populasi ikan dan kerang hijau yang menjadi sumber pendapatan utama nelayan setempat mengalami penurunan drastis akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh penumpukan lumpur yang dihasilkan dari pembangunan tersebut.
“Penumpukan lumpur yang terjadi telah merusak ekosistem. Ini bukan lagi soal jeritan, nelayan di sini sedikit lagi mati,” ujar Samsul melalui akun media sosial TikTok @tera pada Selasa (14/1/2025).
Selain kerusakan ekosistem, Samsul juga mengungkapkan bahwa pembangunan pagar laut ini semakin memperburuk kondisi kehidupan nelayan. Akses jalan yang semakin sulit dijangkau dan menurunnya pendapatan menjadi masalah utama yang dihadapi nelayan. Selain itu, ia juga menyoroti kurangnya transparansi dalam sosialisasi proyek pembangunan yang dilakukan oleh pihak terkait.
“Selama tiga kali sosialisasi yang saya ikuti, hanya dua kali yang dilakukan secara resmi, itu pun tidak ada penjelasan mengenai reklamasi atau restorasi lahan. Pembahasan hanya fokus pada pembenahan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Jembatan Cinta, namun kenyataannya malah justru memperburuk nasib nelayan,” tambahnya.
Samsul mengimbau kepada pemerintah untuk tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan nasib Sumber Daya Manusia (SDM) nelayan yang terdampak oleh proyek pembangunan ini. Nelayan berharap agar pemerintah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah nyata dalam menyelesaikan persoalan yang mengancam kelestarian ekosistem laut dan kehidupan mereka.
“Para nelayan berharap pemerintah dan pihak terkait dapat lebih memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan melibatkan kami dalam setiap tahap pembangunan yang berpotensi mengganggu ekosistem laut kami,” ungkap Samsul.
Pagar laut misterius di Bekasi ini menjadi peringatan penting bagi semua pihak untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan keberlanjutan lingkungan. Tanpa perhatian serius terhadap kelestarian ekosistem laut, tidak hanya keberlanjutan lingkungan yang terancam, tetapi juga kehidupan masyarakat pesisir yang bergantung padanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwajib, termasuk kepolisian, mengenai keberadaan pagar laut misterius di Bekasi, Jawa Barat tersebut.
(N/014)
MEDAN Timnas U19 Indonesia untuk sementara di babak pertama, unggul 10 atas lawannya Vietnam pada Piala AFF U19 2026 di Stadion Utama S
OLAHRAGA
TABANAN Presiden Prabowo Subianto meminta kementerian dan lembaga untuk meminjamkan aset bangunan yang tidak terpakai agar dapat dimanfa
NASIONAL
BENER MERIAH Gempa bumi dengan magnitudo 4,2 mengguncang wilayah Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada Minggu (7/6/2026) siang. Badan Meteo
PERISTIWA
BANDA ACEH Kepulangan jemaah haji Embarkasi Aceh Tahun 1447 H/2026 M dijadwalkan berlangsung selama 16 hari, mulai 15 hingga 30 Juni 202
NASIONAL
JAKARTA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyebut Presiden Partai Buruh Said Iqbal akan
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai yang menginginkan agar war
NASIONAL
TABANAN Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa upaya untuk mewujudkan kehidupan yang layak bagi seluruh rakyat Indonesia membutuhkan
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah di Indonesia agar dapat digunakan pada Tahun Ajaran 2
NASIONAL
MEDAN Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan menyaksikan langsung pertandingan Piala AFF U19 antara Tim
NASIONAL
TABANAN Presiden Prabowo Subianto mengaku puas sekaligus gembira melihat perkembangan program Sekolah Rakyat yang kini mulai mendapatkan
PENDIDIKAN