BREAKING NEWS
Sabtu, 01 Agustus 2026

4 Hari Gali Tanah, Polisi Akhirnya Temukan Titik Bocor Gas Penyebab Ledakan Maut di Medan

Nurul - Sabtu, 01 Agustus 2026 17:04 WIB
4 Hari Gali Tanah, Polisi Akhirnya Temukan Titik Bocor Gas Penyebab Ledakan Maut di Medan
Rumah mewah di Kompleks Grand Polonia, Medan Polonia, Kota Medan, meledak pada Senin (10/7/2026). (Foto: KOMPAS/EKO AGUS HERIANTO)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Polisi telah menemukan titik kebocoran gas yang menyebabkan rumah mewah meledak dan menelan korban jiwa di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan.

"Puji Tuhan, kemarin kita sudah menemukan titiknya. Sementara itu yang bisa saya sampaikan," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Calvijn Simanjuntak, saat diwawancarai di Polsek Sunggal, Sabtu (1/8/2026).

Namun, Calvijn masih enggan membeberkan pipa yang bocor terletak di lantai berapa rumah tersebut. Di samping itu, dia menerangkan langkah-langkah yang sudah dilakukan setelah insiden rumah mewah meledak.

Baca Juga:

Calvijn mengungkapkan, awalnya petugas memastikan bahwa adanya kandungan gas metana di TKP. Kemudian, seluruh korban di sekitar lokasi yang berjumlah tujuh orang dievakuasi bersama tim SAR dan TNI. Selanjutnya, pihaknya melakukan investigasi bersama Tim Laboratorium Forensik Polda Sumut dan PGN. Dari situ, petugas menduga penyebab ledakan adalah kebocoran gas metana, bukan hal lain.

"Kami memastikan titik kebocoran. Kami gali di bagian bawahnya lebih kurang tiga sampai empat hari. Di situ yang membutuhkan proses yang agak lama," ujar Calvijn.

"Kami sangat berhati-hati dengan cara menggali dengan melibatkan ahli konstruksi bangunan dengan tukang yang profesional untuk mengantisipasi supaya tidak ada ambruk lanjutan," katanya lagi.

Calvijn menjelaskan, dari operasi itu titik lokasi kebocoran sudah diketahui. Namun, hal itu akan diungkapkannya pada kesempatan lainnya.

"Mudah-mudahan tidak lama lagi kami akan menyampaikan proses secara utuh. Tidak hanya titiknya, tetapi bagaimana rangkaian awal ini sebelum terjadinya ledakan, sesaat ledakan terjadi, dan setelah ledakan," tandasnya.

Sebagaimana diberitakan, rumah mewah itu meledak pada Rabu, 22 Juli 2026. Akibatnya, ada tiga orang yang dinyatakan tewas dan empat orang selamat. Korban yang meninggal antara lain istri pemilik rumah, baby sitter, dan pembantu rumah tangga. Sedangkan yang selamat yaitu ayah pemilik rumah, anak pemilik rumah, kurir paket Shopee, dan sopir.* (k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kapolda Aceh dan PJU Nobar Hoegeng Awards 2026, Lima Polisi Teladan Terima Penghargaan
Polisi Dalami Kabar Sutrimo Meninggal Mulut Berbusa, Dokter Pemeriksa Bakal Diklarifikasi
Kapolri Mutasi 14 Kapolres, AKBP Adi Dharma Pramudhita Jadi Kapolres Asahan yang Baru
Polda Sumut Rotasi Jabatan, Brigjen Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jadi Wakapolda Gantikan Sonny Irawan
Siswa SIP Angkatan 56 Polda Aceh Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan, Salurkan Sembako dan Santunan
Polwan Polda Sumbar Laporkan Dugaan Pelecehan Seksual oleh Atasan Berpangkat AKBP, Mengaku Diancam Mutasi hingga PTDH
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru