Mensesneg Ingatkan Pesan Prabowo: Pejabat Wajib Berbenah dan Tegakkan Integritas Lawan Korupsi
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengingatkan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto yang secara berulang mene
POLITIK
BANGKALAN -Pelayanan kesehatan yang berkualitas dan responsif menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Namun, kisah keluarga Rifki Arifudin di Bangkalan, Jawa Timur, menyoroti tantangan dalam akses pelayanan medis yang memadai di Puskesmas Arosbaya. Pada Jumat (8/3/2024), Rifki dan keluarganya merasakan kekecewaan mendalam saat Puskesmas menolak menangani bayinya yang sakit.
Awalnya, dengan kekhawatiran akan kondisi bayinya yang sakit, istri Rifki segera membawa anaknya ke Puskesmas Arosbaya pada pukul 02.30 WIB. Namun, harapan mereka untuk mendapatkan perawatan cepat terhenti ketika petugas puskesmas menolak menangani pasien dengan alasan kamar penuh. Meskipun Rifki memohon agar anaknya diperiksa, permintaan tersebut ditolak tanpa alasan yang jelas.
Dalam keadaan putus asa, keluarga Rifki kemudian disarankan untuk mencari perawatan medis di puskesmas lain. Namun, pengalaman ini meninggalkan rasa kecewa yang mendalam terhadap Puskesmas Arosbaya.
Menyikapi insiden ini, Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan, Nur Hotibah, menyatakan bahwa permasalahan di Puskesmas Arosbaya dipicu oleh miskomunikasi antara kedua belah pihak. Ia menegaskan bahwa pasien seharusnya mendapatkan pemeriksaan, meskipun terjadi rujukan ke puskesmas lain akibat keterbatasan fasilitas. Namun, cara penyampaian informasi yang kurang jelas menyebabkan kekecewaan dan ketidakpuasan keluarga pasien.
Hotibah juga menegaskan pentingnya menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pemeriksaan pasien, serta memastikan bahwa layanan medis harus tetap maksimal meskipun dalam kondisi keterbatasan ruang dan waktu.
Sementara itu, sebagai langkah rekonsiliasi, Hotibah berencana untuk bertemu dengan keluarga Rifki. Tujuannya adalah menyelesaikan permasalahan secara langsung dan mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.
Kisah keluarga Rifki Arifudin di Puskesmas Arosbaya menjadi pengingat bagi semua pihak terkait pentingnya pelayanan kesehatan yang inklusif dan responsif. Semua pihak, baik petugas kesehatan maupun pemangku kepentingan terkait, harus bersinergi untuk memastikan bahwa setiap individu mendapatkan haknya atas pelayanan kesehatan yang berkualitas dan tidak diskriminatif.
(K/09)
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengingatkan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto yang secara berulang mene
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings tidak mempermasalahkan
EKONOMI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menanggapi usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai terkait pembukaan peluang
POLITIK
MEDAN Sumatera Utara memiliki banyak destinasi camping yang menarik dan mudah dijangkau dari Kota Medan. Lokasilokasi ini menawarkan peng
PARIWISATA
JAKARTA Komisi II DPR RI berencana mengunjungi sejumlah partai politik, baik yang memiliki kursi di parlemen maupun partai nonparlemen, un
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah anggapan bahwa pemerintah baru bergerak atau baru menggelar rapat ko
POLITIK
BEIJING Reaktor fusi Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST) milik China kembali menjadi sorotan dunia setelah berhasil menca
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyoroti status kelengkapan berkas perkara (P21) dalam kasus dugaan tudingan ijazah palsu Pres
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memanggil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo ke
EKONOMI