Kemarau Panjang Hantam Tanjab Timur, Warga Perdalam Sumur demi Bertahan Dapatkan Air Bersih
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
Sergai – Untuk mempererat sinergi sekaligus menghimpun solusi mengenai persoalan banjir, Pemkab Sergai melaksanakan rapat koordinasi (rakor) membahas penanganan banjir dan jelang libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), Rabu (21/12/2022).
Bupati Sergai menyampaikan jika tugas pemeritah daerah adalah melakukan koordinasi dan mengambil tindakan tertentu yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Salah satunya seperti yang terjadi belakangan ini di mana Kabupaten Sergai mesti menghadapi bencana banjir yang masih menerpa di sebagian besar kecamatan di Kabupaten Sergai.” Kata Bupati.
Bupati menyebut, permasalahan banjir merupakan tanggung jawab lintas pihak. Mulai dari kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat. Menurutnya, bencana banjir mesti dituntaskan secara bersama-sama mulai dari hulu sampai hilir. Beberapa aspek yang mesti menjadi perhatian, ungkapnya, adalah penanggulangan terhadap penyempitan dan alih fungsi lahan.
“Banjir ini menguras perhatian kita dan terutama membuat aktivitas masyarakat tergangu. Dengan curah hujan yang sangat luar biasa, mengakibatkan luapan air lambat turun dan curah hujan yang tinggi itu juga mengakibatkan cepatnya debit air meningkat,” ungkap Bupati.
Ia berharap, normalisasi yang sudah dilakukan dan masih terus berjalan bisa menjadi salah satu aksi yang memberikan solusi efektif bagi penanggulangan banjir di Tanah Bertuah Negeri Beradat.
Secara khusus, Darma Wijaya berharap besar agar Balai Wilayah Sungai Sumatera II bisa cepat mengambil tindakan yang menjadi kewenangannya bersama-sama dengan upaya yang dilakukan oleh Pemkab Sergai dan pihak stakeholder, terutama forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Sergai.
“Masyarakat kami sudah sangat resah dengan kondisi banjir. Masyarakat juga menegaskan, bantuan beras, mi, atau sembako, bukanlah yang utama. Yang mereka inginkan adalah lingkungan yang bebas banjir,” ucap Bupati menekankan.
Hal senada juga disampaikan Dandim 0204/DS Letkol. Czi Yoga Febrianto, SH. Menurutnya normalisasi bisa menjadi salah satu solusi yang bisa diintensifkan, mengingat masyarakat sudah memberi dukungan penuh dengan tidak meminta ganti rugi.
“Kami berharap, di tahun 2023 BWS harus sudah bisa menentukan langkah-langkah konkret. Misalnya saja di mana titik yang akan didirikan tanggul pada sungai yang mengaliri Sergai. Sebelumnya Pemkab Sergai dan TJSLP sudah melakukan upaya yang semaksimal mungkin dan ini perlu diapresiasi,” ucapnya.
Sebelumnya perwakikan Badan Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II Jofwanda Surbakti mengungkapkan pihaknya sudah merencanakan aksi pada tahun 2023 yaitu normalisasi beberapa sungai seperti Sungai Belutu, Bamban, Martebing, dan Bah Hilang.
“Selain itu kami berencana membangun tanggul, terutama di Sungai Belutu. Semoga rencana tersebut bisa segera direalisasikan,” katanya.
Rakor kali ini juga diikuti oleh Wakapolres Sergai Kompol Sofyan, Anggota DPRD Sergai Robert Butar-butar, Sekdakab Sergai H. M. Faisal Hasrimy, AP, MAP, para Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Sergai, dan perwakilan pihak terkait. (Lbs)
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
ACEH BESAR Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar semakin mengkhawatirkan. Selain mengancam sektor pertanian,
PERISTIWA
SURAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat perlindungan, kesejahteraan,
NASIONAL
PAPUA Prajurit TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terpencil. Di tengah medan pegunungan y
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman meminta proses pengisian kekosongan Anggota Ombudsman Republik Indonesia tidak sek
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kinerja penerimaan pajak pada 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tah
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA