Wacana Dukungan Dua Periode Prabowo-Gibran Mengemuka, AHY Nilai Politik 2029 Masih Terlalu Dini
JAKARTA Pernyataan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, yang menyebut Presiden ke7 RI Joko Widodo meminta parta
POLITIK
Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, mengungkapkan pandangannya terkait wacana meliburkan sekolah selama bulan Ramadan. Gus Yahya menyatakan bahwa kebijakan ini perlu dikaji lebih mendalam dan tidak hanya dilihat dari sisi positif atau negatif semata. Dalam acara jumpa pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (3/1/2025), Gus Yahya menyebutkan bahwa sudah ada dua model yang diterapkan sebelumnya, yaitu sekolah tetap berjalan atau libur penuh sebulan selama Ramadan.
Menurutnya, kedua model tersebut tidak menimbulkan masalah, namun ia menegaskan bahwa jika sekolah libur, perlu ada kegiatan yang jelas dan bermakna bagi anak-anak. “Kalau selama libur anak-anak hanya tidur di rumah saja, itu bukan yang kita inginkan,” ujar Gus Yahya. Ia mencontohkan beberapa model kegiatan yang pernah dicoba, seperti anak-anak diminta mengikuti salat tarawih dan mengumpulkan tanda tangan imamnya. Meskipun demikian, ia mengingatkan bahwa model seperti itu perlu dipikirkan lebih matang.
Gus Yahya juga menyoroti pendekatan pesantren yang justru mengintensifkan kegiatan belajar selama Ramadan. Di pesantren tradisional, waktu belajar santri bahkan bisa meningkat hingga dua kali lipat selama bulan suci. “Ini dilakukan untuk memanen barokah Ramadan sebesar-besarnya,” ujarnya. Selain itu, Gus Yahya juga mengingatkan pentingnya mempertimbangkan keberagaman agama di sekolah formal. Ia menekankan bahwa kebijakan libur Ramadan juga harus memikirkan dampaknya bagi siswa non-Muslim, dengan memberikan perhatian terhadap inklusivitas.
“Hingga saat ini, belum ada model kegiatan yang benar-benar dapat diandalkan untuk mengisi libur Ramadan di sekolah formal,” lanjutnya. Gus Yahya pun menegaskan pentingnya evaluasi dan inovasi dalam merancang program yang relevan bagi siswa, sehingga libur Ramadan tidak menjadi waktu kosong, tetapi dapat memberikan manfaat yang maksimal.
(CHRISTIE)
JAKARTA Pernyataan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, yang menyebut Presiden ke7 RI Joko Widodo meminta parta
POLITIK
JAKARTA Polda Metro Jaya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghormati proses hukum yang tengah berjalan terhadap Roy Suryo dan T
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa Hukum PT Putra Prima Mineral Mandiri (PT PMM), Poltak Silitonga SH MH, melontarkan kritik terhadap penanganan perkara eksp
NASIONAL
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Pemuda Sei Balai Cup II Tahu
OLAHRAGA
BATU BARA Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara Daerah Pemilihan (Dapil) I melaksanakan kegiatan Reses Tahap II Tahun 2026 di Desa Sumber Mak
EKONOMI
LANGKAT Dugaan pemalsuan dokumen surat keterangan kelahiran mencuat di salah satu Puskesmas di Kabupaten Langkat. Kasus ini menjadi perh
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gerakan Cinta Prabowo (GCP) menyerukan konsolidasi nasional relawan sebagai langkah memperkuat dukungan terhadap pemerintahan Pr
POLITIK
JAKARTA Roy Suryo sempat terlibat adu argumen dengan petugas kepolisian menjelang proses pelimpahan tahap II ke Kejaksaan Negeri Jakarta
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa tiba di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, Senin (22/6/2026), untuk men
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah kembali menguat pada perdagangan awal pekan, Senin (22/6/2026). Mata uang
EKONOMI