BREAKING NEWS
Senin, 22 Juni 2026

Rupiah Kembali Tertekan, Dolar AS Menguat ke Rp17.813 pada Awal Pekan Perdagangan

Nurul - Senin, 22 Juni 2026 10:31 WIB
Rupiah Kembali Tertekan, Dolar AS Menguat ke Rp17.813 pada Awal Pekan Perdagangan
ilustrasi - Nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah kembali menguat pada perdagangan awal pekan, Senin (22/6/2026). (Foto: banjarbaruklik)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah kembali menguat pada perdagangan awal pekan, Senin (22/6/2026). Mata uang Negeri Paman Sam tercatat berada di level Rp17.813 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.30 WIB, dolar AS menguat sebesar 9 poin atau sekitar 0,05 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Penguatan dolar AS ini menunjukkan tekanan terhadap rupiah masih berlanjut di tengah dinamika pasar keuangan global yang terus mencermati perkembangan ekonomi Amerika Serikat dan kondisi geopolitik internasional.

Baca Juga:

Tak hanya terhadap rupiah, dolar AS juga tercatat menguat terhadap sejumlah mata uang utama Asia. Nilai tukar dolar AS terhadap yen Jepang naik sekitar 0,26 persen, sementara terhadap won Korea Selatan mengalami penguatan yang lebih tinggi.

Di sisi lain, pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang global lainnya cenderung stagnan. Mata uang AS tercatat relatif tidak mengalami perubahan signifikan terhadap dolar Kanada, franc Swiss, maupun dolar Hong Kong.

Pelaku pasar saat ini masih menantikan sejumlah data ekonomi global yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan mata uang dunia, termasuk kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve.

Analis menilai pergerakan rupiah dalam beberapa waktu ke depan masih akan dipengaruhi sentimen eksternal, terutama perkembangan ekonomi global, arus modal asing, serta prospek kebijakan moneter negara-negara maju.

Dengan posisi dolar AS yang kembali menguat, pelaku usaha dan investor diharapkan tetap mencermati volatilitas pasar guna mengantisipasi perubahan nilai tukar yang dapat berdampak pada aktivitas ekonomi dan investasi.*

(d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Emas Antam Belum Bergerak, Harga 1 Gram Tetap Rp2,668 Juta di Awal Pekan
IHSG Awali Pekan Menguat ke 6.217, Sektor Energi dan Teknologi Jadi Penopang
Awal Pekan, Cabai Rawit dan Minyak Goreng Kompak Naik
Digempur Sentimen MSCI, IHSG Tetap Bertahan di Zona Hijau
Rupiah Masih Loyo, Ditutup Melemah ke Rp17.804 per Dolar AS
Usai BI Naikkan Suku Bunga, Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Rp17.838 per Dolar AS
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru