BREAKING NEWS
Senin, 22 Juni 2026

IHSG Awali Pekan Menguat ke 6.217, Sektor Energi dan Teknologi Jadi Penopang

Dharma - Senin, 22 Juni 2026 09:47 WIB
IHSG Awali Pekan Menguat ke 6.217, Sektor Energi dan Teknologi Jadi Penopang
ilustrasi - IHSG mengawali perdagangan awal pekan dengan pergerakan positif. Pada pembukaan perdagangan Senin (22/6/2026), IHSG tercatat menguat 0,55 persen ke level 6.217. (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan awal pekan dengan pergerakan positif. Pada pembukaan perdagangan Senin (22/6/2026), IHSG tercatat menguat 0,55 persen ke level 6.217.

Namun, optimisme pasar tidak berlangsung lama. Memasuki menit-menit awal perdagangan, IHSG berbalik melemah 0,03 persen ke posisi 6.175.

Data perdagangan menunjukkan sebanyak 240 saham berada di zona hijau, sementara 261 saham mengalami penurunan dan 458 saham lainnya bergerak stagnan. Nilai transaksi pada awal perdagangan tercatat mencapai Rp933 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 1,1 miliar lembar saham.

Baca Juga:

Sejumlah indeks unggulan juga bergerak di zona merah. Indeks LQ45 turun 0,28 persen ke level 607, indeks Jakarta Islamic Index (JII) melemah 0,59 persen ke posisi 366, indeks MNC36 terkoreksi 0,56 persen ke level 268, dan IDX30 turun 0,34 persen menjadi 343.

Meski demikian, beberapa sektor masih mampu mencatatkan penguatan. Sektor energi, konsumer non-siklikal, infrastruktur, teknologi, dan kesehatan menjadi penopang pergerakan pasar pada sesi pembukaan.

Sementara itu, tekanan terjadi pada sektor konsumer siklikal, keuangan, properti, bahan baku, transportasi, dan industri yang mayoritas bergerak di zona merah.

Di jajaran saham penguat tertinggi atau top gainers, PT Mega Perintis Tbk (ZONE), PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS), dan PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) menjadi tiga emiten yang mencatat kenaikan paling signifikan pada awal perdagangan.

Sebaliknya, saham PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT), PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM), dan PT Sinarmas Asset Management Tbk (XSSI) masuk dalam daftar top losers setelah mengalami pelemahan terbesar.

Pelaku pasar masih mencermati sentimen global maupun domestik yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan IHSG sepanjang perdagangan hari ini.*

(oz/dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Awal Pekan, Cabai Rawit dan Minyak Goreng Kompak Naik
Dana Asing Keluar Rp3,19 Triliun, IHSG Tetap Perkasa di Tengah Tekanan Pasar
Digempur Sentimen MSCI, IHSG Tetap Bertahan di Zona Hijau
IHSG Dibuka Menguat 0,42 Persen ke Level 6.198, Ini Saham yang Jadi Penopang
BI Naikkan Suku Bunga, IHSG Tersungkur ke 6.172 dan Rupiah Ikut Melemah
IHSG Diterpa Sentimen Global, OJK Sebut Ketahanan Pasar Modal Masih Terjaga
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru