BREAKING NEWS
Sabtu, 20 Juni 2026

BI Naikkan Suku Bunga, IHSG Tersungkur ke 6.172 dan Rupiah Ikut Melemah

Nurul - Kamis, 18 Juni 2026 17:38 WIB
BI Naikkan Suku Bunga, IHSG Tersungkur ke 6.172 dan Rupiah Ikut Melemah
IHSG ditutup di zona merah pada perdagangan Kamis (18/6/2026) setelah BI memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. (Foto: Tangkapan Layar Google / IDX: COMPOSITE)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Kamis (18/6/2026) setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG terkoreksi 48,40 poin atau 0,78 persen ke level 6.172,34. Pelemahan indeks dipicu tekanan yang terjadi pada sejumlah sektor utama, terutama keuangan, infrastruktur, dan kesehatan.

Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp17,45 triliun. Sebanyak 25,08 miliar saham diperdagangkan dalam 1,82 juta kali transaksi.

Baca Juga:

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 258 saham menguat, 419 saham melemah, dan 137 saham bergerak stagnan.

Tekanan terbesar datang dari sektor infrastruktur yang terkoreksi 1,96 persen. Sektor keuangan juga melemah 1,32 persen, disusul sektor kesehatan yang turun 1,07 persen.

Meski demikian, beberapa sektor masih mampu bertahan di zona hijau. Sektor barang baku menjadi yang paling kuat dengan kenaikan 2,49 persen. Sementara sektor barang konsumen siklikal menguat 0,47 persen dan sektor transportasi naik 0,29 persen.

Di kelompok saham unggulan LQ45, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatat penguatan tertinggi setelah melonjak 7,53 persen. Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) naik 6,70 persen dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menguat 5,64 persen.

Sebaliknya, PT Indosat Tbk (ISAT) menjadi saham dengan penurunan terdalam setelah anjlok 6,74 persen. Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun 6,08 persen dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) terkoreksi 5,66 persen.

Sementara itu, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi emiten dengan nilai transaksi terbesar mencapai Rp1,51 triliun. Disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp1,42 triliun dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp1,06 triliun.

Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah juga mengalami pelemahan. Rupiah ditutup turun 32 poin atau 0,18 persen ke level Rp17.794 per dolar Amerika Serikat.

Pelemahan tersebut terjadi setelah hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia memutuskan menaikkan BI Rate menjadi 5,75 persen. Selain itu, suku bunga deposit facility naik menjadi 4,75 persen dan lending facility menjadi 6,50 persen.

Di kawasan Asia, pergerakan bursa saham berlangsung bervariasi. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 1,65 persen dan KOSPI Korea Selatan melonjak 2,25 persen. Namun, indeks Hang Seng Hong Kong melemah 1,59 persen, sementara SSE Composite China turun 0,43 persen.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
IHSG Diterpa Sentimen Global, OJK Sebut Ketahanan Pasar Modal Masih Terjaga
IHSG Dibuka Melemah 1 Persen ke Level 6.157
IHSG Ditutup Turun ke Level 6.220, Mayoritas Sektor Saham Berada di Zona Merah
Jadi Bursa Terkuat di Asia Pagi Ini, IHSG Menguat 1,41 Persen!
IHSG Melonjak 4,12 Persen, Optimisme Investor Dorong Bursa Tembus Level 6.254
IHSG Dibuka Menguat 2,85 Persen, Tembus Level 6.178!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru