Pura-pura Lihat Cincin, IRT Diduga Curi Berlian Rp40 Juta di Toko Emas Pusat Pasar Medan
MEDAN Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial NS diduga mencuri cincin berlian senilai Rp40 juta dari sebuah toko emas di kawasan Pusa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyatakan bahwa proses transisi penuh penyelenggaraan haji dari Kementerian Agama (Kemenag) ke Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) masih menunggu kepastian payung hukum berupa undang-undang yang sedang dibahas bersama DPR RI.
1. Tunggu Kepastian Payung Hukum
"Kami belum bisa memastikan sekarang karena memang diperlukan undang-undangnya. Semakin cepat beralih ke BP Haji, semakin baik, sehingga Kementerian Agama bisa lebih fokus pada urusan-urusan kompleks lainnya. Namun, kami tetap mengantisipasi semua kemungkinan yang bisa terjadi," ujar Menag Nasaruddin di Jakarta, mengutip keterangan resmi Kemenag, Rabu (13/8/2025).
Ia berharap kejelasan hukum dapat segera terbit dalam waktu dekat.
"Semua ini tergantung kepada pemerintah dan DPR. Mungkin dalam 1–2 hari atau minggu ini akan ada kejelasan. Kita doakan saja," tuturnya.
2. Masih Tahap Usulan di DPR
Menag menjelaskan bahwa saat ini undang-undang peralihan kewenangan ke BP Haji masih berupa usulan yang perlu dibahas lebih lanjut di parlemen bersama pemerintah.
"Saat ini masih berupa usulan DPR yang harus diajukan ke pemerintah, kemudian dikembalikan lagi ke DPR. Prosesnya masih panjang, sementara argometer pelaksanaan haji sudah mulai berjalan," katanya.
Menag juga menyoroti pentingnya waktu dalam persiapan penyelenggaraan haji. Ia mencontohkan bahwa di bulan Agustus ini, berbagai hal penting harus segera diputuskan.
"Bulan ini, misalnya, sudah harus ada identifikasi calon jamaah. Kita juga sudah harus memesan tempat di Saudi, apakah nanti di Mina Jadid atau di dalam Mina. Semuanya harus ditentukan bulan ini," jelasnya.
3. Tetap Taat pada Regulasi
Meski mendukung transisi ke BP Haji, Nasaruddin menegaskan bahwa Kemenag tetap akan taat pada undang-undang dan Keputusan Presiden (Keppres) yang berlaku.
"Jadi, kami akan taat pada undang-undang dan Keppres. Mungkin nanti perlu percepatan proses, tetapi itu tergantung Bapak Presiden," tegasnya.
Dengan dinamika ini, publik dan calon jamaah haji diharapkan tetap mengikuti perkembangan kebijakan terbaru dari pemerintah terkait penyelenggaraan ibadah haji 2026.*
(oz/j006)
MEDAN Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial NS diduga mencuri cincin berlian senilai Rp40 juta dari sebuah toko emas di kawasan Pusa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sebaran asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdeteksi di wilayah selatan Sumatera Utara pada Senin
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan baru TNI dalam upacara peringatan HUT ke81 TNI di Lapangan Prima Mabes TNI, Cil
NASIONAL
JAKARTA Polri memperkenalkan tagline baru bertajuk Polisi Bersama Masyarakat. Slogan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kom
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko memberikan pandangan mengenai masuknya nama Rocky
NASIONAL
SLAWI Semangat mendukung Timnas Indonesia bakal mewarnai pusat Kota Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Senin malam, 5 Oktober 2026. Pe
OLAHRAGA
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah tipis pada awal perdagangan pekan ini, Senin, 5 Oktober 20
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan pekan ini, Senin, 5 Oktober 2026. Penguatan IHSG turut d
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Parade Hari Ulang Tahun ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Prima Mark
NASIONAL
JAKARTA Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap mendapat kepercayaan baru dalam jajaran pimpinan Polri. Perwira tinggi Polri tersebut ditunjuk se
SOSOK