Malam Mencekam di Ujung Tanjung: Komplotan Begal Sekap 10 Pemuda, 3 Pelaku Ditangkap Warga
TANJUNGBALAI Sebuah komplotan begal yang membawa senjata api dan senjata tajam menyekap sepuluh pemuda di kawasan Ujung Tanjung, Pasiran
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Umat Islam meyakini bahwa kiamat adalah peristiwa besar yang pasti akan terjadi.
Meski waktu pastinya dirahasiakan oleh Allah SWT, sejumlah hadits shahih yang diriwayatkan oleh para sahabat Nabi Muhammad SAW memberikan gambaran mengenai tanda-tanda menjelang terjadinya kiamat.
Salah satu di antaranya adalah mencuatnya kebodohan dan lenyapnya ilmu dari tengah-tengah umat.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Abdullah, Rasulullah SAW bersabda:
"Menjelang Kiamat akan ada beberapa hari, di mana ilmu dicabut, lalu diturunkanlah kebodohan, dan terjadi banyak kerusuhan. Adapun kerusuhan ialah pembunuhan."
(HR Ibnu Majah)
Hadits serupa juga diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dengan redaksi yang sama, mengindikasikan pentingnya makna dari pesan tersebut.
Ahli tafsir dan hadits terkemuka, Ibnu Katsir, dalam kitabnya An Nihayah menjelaskan bahwa pencabutan ilmu yang dimaksud dalam hadits bukan hanya sekadar minimnya pengetahuan, melainkan benar-benar hilangnya ilmu dari mushaf-mushaf Al-Qur'an dan dari hafalan manusia.
Menurutnya, kelak akan datang masa ketika umat manusia hidup tanpa ilmu agama, hanya menyisakan generasi lanjut usia yang tidak lagi memahami ajaran Islam secara utuh.
"Manusia tidak memiliki ilmu, yang ada hanyalah kakek-kakek dan nenek-nenek yang sudah lanjut usia," tulis Ibnu Katsir sebagaimana dikutip dalam terjemahan oleh Anshori Umar Sitanggal dan Imron Hasan.
Dalam kondisi itu, kebodohan akan merajalela, menjadi ciri zaman yang menunjukkan bahwa Allah SWT sudah tidak lagi memberikan perhatian kepada umat tersebut.
Lebih lanjut, dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr, Rasulullah SAW menyampaikan bahwa ilmu tidak akan dicabut secara langsung dari umat, tetapi melalui wafatnya para ulama.
Ketika tak ada lagi ilmuwan dan ulama, masyarakat akan mengangkat orang-orang jahil sebagai pemimpin.
"Mereka memberi fatwa tanpa ilmu. Dengan demikian mereka sesat dan menyesatkan," sabda Rasulullah SAW.
Kondisi ini dinilai sebagai salah satu bentuk kegentingan intelektual yang mengarah pada kehancuran tatanan sosial, moral, dan keagamaan umat manusia.
Meski demikian, Islam meyakini bahwa akan selalu ada segolongan umat yang tetap berpegang teguh pada kebenaran hingga akhir zaman.
"Akan tetap ada segolongan dari umatku yang menyatakan kebenaran. Mereka tidak peduli dengan siapa pun yang menghinakan mereka dan siapa pun yang menentang mereka, sehingga datangnya perintah Allah (kiamat), sedang mereka tetap seperti itu," sabda Rasulullah, sebagaimana termaktub dalam hadits riwayat Bukhari.
Hadits ini memberikan harapan bahwa di tengah kerusakan dan kehancuran moral global, akan selalu ada kelompok kecil yang menjaga kemurnian agama dan ajaran Nabi Muhammad SAW.*
(d/a008)
TANJUNGBALAI Sebuah komplotan begal yang membawa senjata api dan senjata tajam menyekap sepuluh pemuda di kawasan Ujung Tanjung, Pasiran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi DKI Jakarta kembali menyelenggarakan kegiatan sosial PWI Jaya Berbagi 2026, Jumat (13
NASIONAL
MEDAN Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Brigjen Pol. Sonny Irawan, bersama Kepala Kantor Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi Ca
EKONOMI
BATUBARA Dugaan praktik mafia Crude Palm Oil (CPO) ilegal kembali mencuat di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. Beberapa gudang penampu
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Polda Aceh menggelar kegiatan pasar murah dalam rangka Gerakan Pangan Murah Polri Serentak di halaman Masjid Baitusshalihin U
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Kapolres Padangsidimpuan memimpin apel gelar pasukan dengan kekuatan penuh untuk mengamankan perayaan Idul Fitri 1447 H
NASIONAL
MEDAN Dua kepala lingkungan (kepling) di Kota Medan, Sumatera Utara, ditangkap polisi karena diduga menjadi bandar narkoba. Kedua pejaba
HUKUM DAN KRIMINAL
NIAS SELATAN Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,2 mengguncang Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, pada Jumat siang, 13 Maret 2026, p
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa proses restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat JakartaBandung (KCJB
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka opsi pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 di atas
EKONOMI