BREAKING NEWS
Rabu, 27 Mei 2026

Gus Mensos Serius Selesaikan Kisruh Donasi Agus Salim, Siap Temui Secara Langsung untuk Cari Solusi

BITVonline.com - Jumat, 29 November 2024 11:01 WIB
Gus Mensos Serius Selesaikan Kisruh Donasi Agus Salim, Siap Temui Secara Langsung untuk Cari Solusi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Mensos, menyikapi dengan serius kisruh donasi yang melibatkan Agus Salim. Menanggapi masalah yang semakin memanas tersebut, Gus Mensos mengundang Agus untuk berbicara dan mencari solusi atas polemik ini. Pertemuan itu rencananya akan dilakukan baik di kantor Kemensos maupun di kediaman Agus.

Pernyataan ini disampaikan oleh Gus Mensos setelah menerima kedatangan YouTuber Denny Sumargo dan Pratiwi Noviyanti di kantornya di Jakarta pada Jumat (29/11/2024). Gus Mensos mengungkapkan niatnya untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan pendekatan yang bijaksana dan dari hati ke hati.

“Kami ingin bicara dari hati ke hati, jika bisa di sini atau saya datang ke rumahnya, yang penting solusi bagi semua pihak bisa segera ditemukan,” ujar Gus Mensos saat pertemuan dengan Denny dan Pratiwi.

Menurut Gus Mensos, masalah yang timbul dalam pengumpulan donasi ini berawal dari niat baik yang malah memicu kesalahpahaman. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak yang terlibat, termasuk Agus Salim dan para pengacara yang mewakilinya, untuk duduk bersama dan menemukan jalan keluar yang terbaik.

“Masalah ini terkait dengan kewenangan kementerian sosial. Memang pada awalnya ini adalah upaya untuk membantu sesama. Namun, tanpa pemahaman yang tepat tentang prosedur, masalah ini berkembang menjadi kisruh. Mari kita semua duduk bersama dan mencari solusi,” ungkap Gus Mensos.

Gus Mensos menekankan pentingnya memahami regulasi yang mengatur pengumpulan donasi, yang menurut Undang-Undang No. 9 Tahun 1961 tentang Pengumpulan Uang dan Barang (PUB), menjadi ranah Kementerian Sosial. Selain itu, Peraturan Menteri Sosial No. 8 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan PUB juga memuat ketentuan-ketentuan penting yang perlu diperhatikan.

Gus Mensos mengingatkan bahwa meskipun saat ini banyak kegiatan pengumpulan donasi yang sudah memiliki izin, masih ada banyak yang belum berizin. Oleh karena itu, ia melihat kejadian ini sebagai momen untuk memperkuat sosialisasi tentang pengumpulan donasi yang harus melewati prosedur yang jelas, termasuk mengurus izin melalui Kemensos yang kini telah berbasis digital.

“Proses pengumpulan donasi harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Kami juga ingin menekankan bahwa apabila dana yang terkumpul melebihi Rp 500 juta, maka harus diaudit oleh akuntan publik. Pertanggungjawabannya juga wajib disampaikan dengan transparan,” jelas Gus Mensos.

Kementerian Sosial pun berharap pihak-pihak yang terlibat dapat berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengumpulan donasi yang sah dan sesuai aturan. “Ke depan, kami berharap melalui dukungan teman-teman, kami bisa mensosialisasikan bahwa proses pengumpulan dana tidaklah sulit, dan itu harus dilakukan dengan tata kelola yang baik,” tambahnya

Salah satu hal yang ditekankan oleh Gus Mensos adalah pentingnya transparansi dalam pelaporan dan penyaluran donasi agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga. Gus Mensos menjelaskan bahwa penyelenggara PUB wajib melaporkan hasil pengumpulan dan penyaluran bantuan kepada pemberi izin, dan bagi yang nilai donasinya lebih dari Rp 500 juta, harus ada audit dari akuntan publik.

“Penyelenggara PUB juga dapat menggunakan media sosial untuk melaporkan hasil dan penyaluran donasi, sehingga publik dapat melihat dan menilai transparansi kegiatan tersebut,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Kementerian Sosial terbuka untuk bekerja sama dengan pihak-pihak yang ingin mengumpulkan dana atau barang bantuan untuk masyarakat yang membutuhkan. Kemensos memiliki data yang lebih akurat mengenai siapa yang pantas menerima bantuan.

Denny Sumargo, salah satu pihak yang hadir dalam pertemuan tersebut, mengapresiasi langkah Gus Mensos yang telah mengupayakan jalan keluar dengan cara yang bijak. Denny berharap agar masalah ini tidak berlarut-larut dan tidak merusak kepercayaan para donatur yang selama ini telah membantu sesama.

“Gus Mensos memberikan waktu. Ini luar biasa. Gus Menteri sudah membantu untuk mencari jalan keluar. Masalah ini sebenarnya bisa saja menjadi kecil, tapi kini jadi besar,” ungkap Denny.

Denny menekankan pentingnya menjaga kepercayaan donatur, dan berharap agar masalah ini tidak membuat mereka kehilangan kepercayaan pada upaya kebaikan. “Yang terpenting adalah donatur tidak kehilangan kepercayaannya. Kita ingin kasus ini menjadi pembelajaran agar di masa depan orang-orang yang ingin berbuat baik tetap bisa membantu dengan lancar,” kata Denny.

Gus Mensos menutup pertemuan dengan menyatakan komitmennya untuk terus memperbaiki tata kelola pengumpulan donasi di Indonesia. Ia menegaskan bahwa setiap kesalahan yang terjadi akan diluruskan bersama, dengan fokus pada langkah-langkah positif ke depan. Tata kelola yang baik menjadi modal penting untuk menciptakan perubahan dan kemajuan bersama dalam membangun kebaikan yang berkelanjutan.

(JOHANSURAIT)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru