Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Jika ada bagian tubuh yang kering, seperti di belakang telinga atau lipatan kulit, mandi junub menjadi tidak sah.
4. Rambut Masih Kering
Air wajib membasahi seluruh bagian tubuh, termasuk rambut.
Jika rambut atau kulit kepala masih kering, maka kewajiban mandi junub belum sempurna.
5. Ada Lapisan Penghalang di Kulit
Lapisan seperti minyak, lilin, cat kuku, atau kosmetik yang menghalangi air menyentuh kulit bisa membuat mandi junub tidak sah.
6. Air yang Digunakan Tidak Suci
Air yang digunakan untuk mandi junub harus air suci (thahur), bukan air yang sudah bercampur najis atau berubah warna dan baunya.
7. Melewatkan Rukun Mandi Junub
Rukun mandi junub meliputi membaca niat dan mengguyur air ke seluruh tubuh secara merata.
Jika salah satu rukun ini tidak dilakukan, maka mandi junub dianggap tidak sah.
Tata Cara Mandi Junub yang Benar
Dalam buku Fiqh Ibadah karya Zaenal Abidin, berikut tata cara mandi junub sesuai tuntunan Rasulullah SAW:
- Membaca niat mandi junub:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Artinya: "Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardhu karena Allah Ta'ala."
- Membasuh kedua telapak tangan tiga kali
- Membersihkan bagian tubuh tersembunyi seperti kemaluan, dubur, dan bawah ketiak.
- Berwudhu sebagaimana wudhu untuk salat.
- Menyela pangkal rambut dengan jari-jari agar air menyentuh kulit kepala.
- Membasuh seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan kemudian kiri.
- Memastikan seluruh lipatan kulit dan bagian tersembunyi ikut tersiram air.
Dengan memahami tata cara dan syarat sahnya mandi junub, umat Islam dapat menjaga kesucian diri sesuai ajaran Rasulullah SAW.*
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.