5 Jurnalis Hilang Misterius Saat Liput Erupsi Anak Krakatau, IMO Desak Gubernur Banten Gerak Cepat
BANTEN Lima jurnalis hilang kontak saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda. Ikatan Media Online (IMO) Indo
NASIONAL
ACEH BESAR — Menjaga alam dan merawat bumi bukan sekadar kewajiban moral, tetapi juga bagian dari ibadah kepada Allah Swt.
Pesan itu disampaikan Dosen Universitas Teuku Umar, Meulaboh, Ustaz Dr. Tgk Ismu Ridha, MA, dalam khutbah Jumat di Masjid Hikmatullah, Dusun Tgk Malem, Komplek PU Ajuen, Kecamatan Peukan Bada, Jumat, 14 November 2025.
Dalam khutbahnya, Ustaz Ismu Ridha mengutip firman Allah Swt bahwa manusia diciptakan dari bumi dan diberi amanah untuk memakmurkannya.Baca Juga:
Spirit ini, menurutnya, semestinya menjadi landasan umat dalam menjaga keseimbangan alam dan tidak merusaknya.
Ia menyoroti kondisi lingkungan yang semakin mengkhawatirkan di Aceh maupun wilayah lain di Indonesia.
Penggundulan hutan, alih fungsi lahan sawah menjadi pertokoan, aktivitas tambang ilegal, hingga volume sampah yang terus meningkat disebut sebagai pemicu kerusakan ekosistem.
Data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) menyebutkan Aceh Besar dan Banda Aceh menghasilkan 300 ton sampah per hari.
"Eksploitasi di luar batas kewajaran telah melahirkan banjir, tanah gersang, udara kotor, longsor, hingga laut yang penuh limbah. Kerusakan di darat dan lautan ini disebabkan oleh tangan manusia sendiri," ujarnya.
Ustaz Ismu menjelaskan bahwa dalam Islam, ibadah tidak hanya terbatas pada ibadah mahdhah seperti salat, puasa, dan zakat.
Ada pula ibadah ghairu mahdhah, yakni amal harian yang berkaitan dengan sesama makhluk dan lingkungan sekitar. Merawat bumi termasuk di dalamnya.
Ia mengutip salah satu ayat dalam Q.S. Al-A'raf: 56, yang menegaskan larangan berbuat kerusakan di bumi setelah Allah mengaturnya dengan baik.
Rasulullah saw, kata Ismu, juga memberikan teladan ekologis—mulai dari menyingkirkan duri dari jalan hingga anjuran menanam pohon meski hari kiamat hampir tiba.
"Jika pohon itu tumbuh dan memberi manfaat, setiap manfaatnya bernilai sedekah. Pahalanya terus mengalir bahkan setelah orangnya tiada," jelasnya.
Ia menutup khutbah dengan ajakan agar umat menanam pohon, merawat lingkungan, dan menjaga bumi sebagai bentuk ibadah yang menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang.*
(dh)
BANTEN Lima jurnalis hilang kontak saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda. Ikatan Media Online (IMO) Indo
NASIONAL
MEDAN Kafilah Kota Medan kembali meraih Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) ke40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) 202
PEMERINTAHAN
MEDAN Penyelenggaraan Pertemuan Tingkat Menteri IndonesiaMalaysiaThailand Growth Triangle (IMTGT) ke32 di Kota Medan mendapat apresias
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan anggaran Rp67,5 miliar untuk membantu pembangunan dan renovasi 250 rum
PEMERINTAHAN
MEDAN Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengapresiasi inisiatif Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengusulkan empat skema kerja sama untuk menyatukan potensi ekonomi 10
EKONOMI
MEDAN Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengapresiasi inisiatif Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) memperkuat peran dalam meningk
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menawarkan sejumlah potensi lokal dan peluang kerja sama strategis kepada Duta Besar Korea
PEMERINTAHAN
MEDAN Sedikitnya 3.000 warga memanfaatkan layanan Mal Pelayanan Publik (MPP) Roadshow Medan Selayang pada hari pertama pelaksanaan di Kant
PEMERINTAHAN