Viral Hadang Ambulans Bawa Jenazah Bayi, Sopir Bus PT Rapi Langsung Dipecat
ASAHAN Video bus PT Raja Perdana Inti (Rapi) yang diduga menghalangi laju ambulans di Jalan Lintas Sumatera, kawasan Sungai PiringAek Lob
PERISTIWA
BITVONLINE.COM– Sebuah video yang baru-baru ini viral di media sosial memperlihatkan seorang siswa SMK bernama Rafi, yang membagikan pengalamannya menerima makan siang gratis dengan menu semangka dan kangkung. Video tersebut langsung menarik perhatian banyak pengguna media sosial dan mendapat beragam komentar, mulai dari keheranan hingga kecaman terhadap pihak sekolah yang menyediakan menu tersebut. Akibat viralnya video ini, Rafi pun dipanggil oleh pihak sekolah untuk memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut.
Melalui akun TikTok pribadinya, @gh4zaly_, Rafi mengunggah video klarifikasi pada Kamis (21/11/2024). Dalam video tersebut, ia menjelaskan bahwa makanan yang diterimanya memang tidak sesuai dengan harapannya, dan dia menyebutkan bahwa menu yang diberikan kepada temannya tidak seimbang secara gizi. Rafi menyatakan bahwa kejadian tersebut adalah sebuah kesalahan yang tidak sengaja terjadi dan kini telah diperbaiki oleh pihak penyelenggara dengan mengganti menu yang lebih layak dan sesuai dengan kebutuhan gizi siswa.
“Saya ingin mengklarifikasi bahwa kejadian tersebut bukan rekayasa. Pihak panitia telah mengganti makanan dengan porsi yang sesuai,” ungkap Rafi dalam video tersebut. Ia juga menjelaskan bahwa kejadian tersebut bukan dimaksudkan untuk merendahkan atau mengecewakan siapapun, melainkan hanya untuk berbagi pengalaman dengan teman-temannya di media sosial.
Rafi juga menyampaikan permohonan maaf atas dampak yang ditimbulkan oleh video tersebut, khususnya kepada pihak sekolah dan Partai Gerindra, yang sempat disebut dalam video tersebut. Ia menyadari bahwa video yang ia unggah tanpa berpikir panjang dapat menyangkut nama baik sekolah dan pihak lainnya.
“Saya meminta maaf kepada Partai Gerindra, karena saya sempat menyebutkan nama Presiden Prabowo. Saya tidak bermaksud apa-apa, dan saya juga meminta agar video ini tidak diposting ulang dan segera dihapus,” tambahnya dengan penuh penyesalan.
Meskipun demikian, video klarifikasi Rafi ini juga mendapat perhatian positif dari sejumlah pihak yang mengapresiasi sikap bertanggung jawabnya dalam menyelesaikan masalah yang sempat menimbulkan keributan. Pihak sekolah juga menyatakan bahwa kejadian ini telah diselesaikan dengan baik dan tidak ada niat buruk dari pihak manapun.
Rafi mengakhiri klarifikasinya dengan harapan bahwa kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi dirinya dan juga bagi orang lain, terutama dalam penggunaan media sosial yang kini semakin berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari.
(johansirait)
ASAHAN Video bus PT Raja Perdana Inti (Rapi) yang diduga menghalangi laju ambulans di Jalan Lintas Sumatera, kawasan Sungai PiringAek Lob
PERISTIWA
JEMBRANA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap nilai investasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga S
EKONOMI
JEMBRANA Presiden Prabowo Subianto menyebut target swasembada pangan yang awalnya dipatok empat tahun berhasil dicapai pemerintah dalam wa
NASIONAL
JAKARTA Lembaga Pelindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan pelindungan kepada Ferry Boboho Hongkiriwang, saksi dalam perkara dugaan
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memastikan gaji manajer Koperasi Desa Maju Bersama (KDMP) akan mengacu pada Upah Minimu
EKONOMI
JEMBRANA Presiden Prabowo Subianto menargetkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatera
NASIONAL
DENPASAR Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah bergerak cepat dalam menangani bencana di berbagai daerah, termasuk gempa bumi di
NASIONAL
JEMBRANA Presiden Prabowo Subianto menegaskan jajaran Kabinet Merah Putih tetap harus bekerja meski hari libur. Prabowo bahkan menyebut me
PEMERINTAHAN
JAKARTA Aktor Revaldo Fifaldi kembali berurusan dengan polisi. Revaldo ditangkap Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat terkait dugaan p
HUKUM DAN KRIMINAL
KUPANG Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggar
NASIONAL