BREAKING NEWS
Sabtu, 16 Mei 2026

Wapres Gibran Minta Sistem Zonasi Dihapus Untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

BITVonline.com - Kamis, 21 November 2024 10:14 WIB
Wapres Gibran Minta Sistem Zonasi Dihapus Untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan bahwa untuk menyongsong visi Indonesia Emas 2045, Indonesia perlu memiliki sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Salah satu langkah penting untuk mencapai hal tersebut, menurut Gibran, adalah dengan melakukan perbaikan pada sistem pendidikan nasional.

Dalam sambutannya di acara Tanwir Pemuda Muhammadiyah di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (21/11), Gibran menyatakan bahwa perbaikan sistem pendidikan harus dimulai dengan penghapusan sistem zonasi yang saat ini diterapkan dalam seleksi masuk sekolah negeri.

“Saya sampaikan secara tegas ke Pak Mendik, ‘Pak ini zonasi harus dihilangkan. Penting sekali untuk mengajarkan anak-anak kita sejak muda tentang pentingnya coding, programming, digital marketing’,” ujar Gibran.

Gibran menekankan pentingnya perubahan tersebut agar anak-anak Indonesia bisa lebih siap menghadapi tantangan global di masa depan. Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung banyaknya kader Muhammadiyah yang kini mengisi posisi penting di kabinet pemerintahan, termasuk Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti. Gibran menyebut bahwa posisi-posisi tersebut memiliki peran kunci dalam memajukan sektor pendidikan di Indonesia.

“Saya mengingatkan kembali kepada Pak Mendikdasmen Abdul Mu’ti bahwa kita harus bersama-sama memperbaiki sistem pendidikan ini untuk Indonesia Emas 2045,” tambah Gibran.

Terkait masalah zonasi, Gibran mengungkapkan bahwa hal tersebut sudah menjadi permasalahan yang berulang setiap tahun, termasuk saat dirinya menjabat sebagai Wali Kota Solo. “Permasalahan zonasi ini selalu sama di seluruh daerah. Saya sudah mengajukan komplain, tapi tidak mendapat solusi,” kata Gibran. Ia mengharapkan agar sistem zonasi ini bisa dievaluasi kembali oleh pemerintah pusat dan diganti dengan sistem yang lebih efektif untuk meningkatkan akses pendidikan bagi semua anak Indonesia.(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru