MEDAN - Sejumlah literatur dan riwayat dalam khazanah Islam menyebut Dabbah sebagai salah satu tanda besar yang akan muncul menjelang hari kiamat.
Dalam Al-Qur'an, keberadaan makhluk ini disebut dalam Surah An-Naml ayat 82, yang menggambarkan kemunculannya sebagai peringatan bagi manusia yang mengingkari ayat-ayat Allah.
Dalam berbagai riwayat, Dabbah digambarkan sebagai makhluk melata yang akan menemui manusia pada waktu dhuha.
Deskripsi mengenai bentuk Dabbah berbeda-beda dalam sejumlah riwayat sahabat dan tabi'in.
Sebagian riwayat menyebut Dabbah sebagai unta Nabi Saleh AS, sementara riwayat lain memberikan gambaran fisik yang lebih kompleks.
Hudzaifah bin Yaman RA meriwayatkan bahwa Dabbah merupakan makhluk yang bercahaya, memiliki rambut dan bulu yang tidak dapat dihindari pandangan manusia.
Siapa pun yang mencoba melarikan diri darinya tetap akan melihatnya.
Sementara itu, Ibnu Zubair RA menggambarkan Dabbah memiliki ciri fisik gabungan berbagai hewan: telinga seperti gajah, tanduk kijang, leher burung unta, dada singa, warna harimau, panggul kucing, ekor kambing, dan kaki unta. Jarak antar sendinya disebut mencapai dua belas hasta.
Ibnu Abbas RA juga meriwayatkan bahwa Dabbah memiliki leher panjang yang terlihat dari timur hingga barat, wajah menyerupai manusia, paruh seperti burung, serta rambut dan bulu yang halus.