Lebaran Kedua, Plaza Medan Fair Dipadati Warga: Banyak Diskon dan Hiburan Seru!
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
MEDAN– Puasa Syaban menjadi salah satu ibadah sunnah yang kerap diamalkan Rasulullah SAW di luar Ramadan.
Sejumlah hadits shahih, seperti yang diriwayatkan Aisyah RA, menyebutkan bahwa Rasulullah SAW berpuasa lebih banyak di bulan Syaban dibanding bulan-bulan lain, kecuali Ramadan.
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa berpuasa, sampai kami katakan beliau tidak berbuka. Beliau pun berbuka sampai kami katakan beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW berpuasa sebulan penuh selain Ramadan, dan tidak lebih banyak dari puasa di bulan Syaban," (HR Bukhari no 1969 dan Muslim no 1156).Baca Juga:
Puasa Syaban memiliki ketentuan khusus terkait niat, unsur yang sangat penting dalam setiap ibadah Islam.
Niat merupakan ketetapan hati untuk beramal semata-mata karena Allah SWT.
Dalam fikih Islam, niat membedakan antara ibadah wajib dan sunnah, sekaligus menentukan sahnya puasa.
Menurut buku 125 Masalah Puasa karya Muhammad Anis Sumaji, niat termasuk amalan hati, bukan ucapan lisan atau tindakan fisik.
Syekh al-Islam Ibnu Taimiyah juga menegaskan bahwa cukup hadir di hati, tanpa harus diucapkan.
Untuk puasa wajib, niat harus dilakukan sebelum fajar, seperti puasa Ramadan.
Namun, puasa sunnah, termasuk puasa Syaban, niat masih diperbolehkan setelah fajar dengan syarat belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa, sebagaimana hadits dari Imam Muslim:
"Suatu hari, Rasulullah masuk rumah kami dan bertanya, 'Apa kalian memiliki makanan?' Kami menjawab, 'Tidak ada.' Rasulullah pun bersabda, 'Kalau begitu aku akan berpuasa.'"
Selain itu, hadits terkenal dari Umar bin Khaththab RA menegaskan:
"Sesungguhnya sahnya amal itu bergantung pada niatnya dan setiap orang juga bergantung pada niatnya. Barangsiapa yang hijrah berniat karena dunia atau wanita yang hendak dinikahinya, ia akan mendapatkannya. Hijrah seseorang bergantung pada niatnya." (HR Bukhari dan Muslim).
Bagi umat Muslim, niat puasa Syaban dapat dilafalkan:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an adā'i sunnati Syabāna lillāhi ta'ālā
Arti: "Aku berniat puasa sunnah Syaban besok hari karena Allah SWT."
Dengan memahami hakikat niat dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW, puasa Syaban menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak amalan, serta menyiapkan diri menyambut Ramadan dengan lebih khusyuk dan bermakna.*
(d/ad)
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah mencapai
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Kehadiran Pr
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan warga memadati Masjid Agung Al Abror, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, Sabtu
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menutup bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavi
PEMERINTAHAN
LHOKSEUMAWE Menjelang akhir Ramadan 1447 Hijriah, pengurus Amil Zakat Masjid AlFitrah Korem 011/Lilawangsa menyalurkan zakat fitrah dan
NASIONAL
DENPASAR Sebanyak 52 personel gabungan dari Kepolisian Daerah Bali dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan malam takbiran di Masjid Ukh
NASIONAL
DENPASAR Kepolisian Daerah Bali mengerahkan puluhan personel dalam rangka pengamanan malam takbiran menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H
NASIONAL
DENPASAR Kepolisian Daerah Bali mengerahkan puluhan personel untuk mengamankan pelaksanaan malam takbiran menjelang Hari Raya Idulfitri
NASIONAL