BREAKING NEWS
Sabtu, 28 Maret 2026

Menjaga Api Ibadah Usai Ramadhan

T.Jamaluddin - Sabtu, 28 Maret 2026 08:31 WIB
Menjaga Api Ibadah Usai Ramadhan
Ustazd Hermansyah Adnan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEHRamadhan telah berlalu, namun semangat ibadah yang tumbuh selama sebulan penuh diharapkan tidak ikut surut.

Hal ini disampaikan Ustazd Hermansyah Adnan dalam pengajian rutin di Masjid Tgk Jakfar Hanafiah, Kampus UNMUHA, Sabtu Subuh, 28 Maret 2026.

Dalam tausiyahnya, Hermansyah menekankan bahwa ukuran utama diterimanya amal bukan semata pada kuantitas, melainkan keberlanjutan.

Baca Juga:

Ia mengutip hadis riwayat dari Aisyah yang menyebutkan bahwa Nabi Muhammad selalu menjaga konsistensi dalam beribadah.

"Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan terus-menerus, meskipun sedikit," ujarnya di hadapan jamaah.

Menurut dia, fenomena yang kerap terjadi adalah meningkatnya intensitas ibadah selama Ramadhan, namun menurun drastis setelahnya.

Padahal, nilai utama dalam ibadah justru terletak pada istiqamah atau konsistensi.

Qiyamul Lail dan Sedekah

Hermansyah menyoroti dua amalan yang dinilai paling layak dipertahankan setelah Ramadhan, yakni shalat malam (qiyamul lail) dan sedekah.

Ia menjelaskan, qiyamul lail memiliki keistimewaan karena dilakukan pada saat sebagian besar manusia terlelap.

Dalam kondisi tersebut, seorang hamba dianggap sedang "mengetuk pintu langit" melalui doa dan munajat.

"Ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga sumber ketenangan jiwa," kata dia.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bolehkah Puasa Sunnah di Hari Sabtu? Simak Penjelasannya
Mayjen Dodi Triwinarto Resmikan Masjid Aisyah di Binjai, Tekankan Peran Sosial Keagamaan
Ramadhan Telah Usai, Tgk Didi Ingatkan Umat Islam Tetap Istiqamah Beribadah
Masih Punya Utang Puasa? Ini Niat dan Cara Mengganti Puasa Ramadan
Satgas Saber Pangan Polda Bali Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok Pasca Idul Fitri dan Nyepi
7 Destinasi Wisata Rohani di Sumatera Utara untuk Paskah 2026
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru