BREAKING NEWS
Sabtu, 11 April 2026

Intoleransi Beragama Muncul dari Sikap Merasa Paling Benar

T.Jamaluddin - Sabtu, 11 April 2026 07:19 WIB
Intoleransi Beragama Muncul dari Sikap Merasa Paling Benar
Ustazd T. Azhar Ibrahim LC, M.Sos. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ia juga menyinggung praktik hidup berdampingan di sejumlah daerah, termasuk di luar negeri seperti Mesir, di mana umat Islam dan Kristen dapat hidup rukun dalam satu masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Azhar menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat dan nilai-nilai adat dalam menjaga keseimbangan antara syariat dan kehidupan sosial.

Ia menyebut prinsip lokal seperti "adat bak po teumeureuhom, hukom bak syiah kuala" sebagai salah satu fondasi harmoni di Aceh.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa toleransi dapat terbangun melalui berbagai faktor, seperti pengalaman hidup berdampingan, ikatan keluarga, hingga nilai adat yang mengajarkan saling menghormati.

Selain itu, masyarakat juga perlu bijak dalam menjaga isu-isu sensitif agar tidak memicu konflik.

"Toleransi bukan berarti mengaburkan keyakinan, tetapi menghormati perbedaan tanpa kehilangan prinsip," ujarnya.

Azhar mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta keharmonisan di tengah keberagaman.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Seskab Teddy Indra Wijaya Bantah Isu Indonesia Chaos, Tegaskan Stabilitas Nasional Terjaga
Kasad Maruli Terima Kunjungan Wakil Uskup, Perkuat Pembinaan Karakter Prajurit TNI AD
MTQ ke-58 Tanjungbalai Segera Digelar, Wali Kota Minta Semua Pihak Siap
Usai Mediasi di Polda Metro Jaya, Pandji Pragiwaksono Mengaku Pahami Keresahan Umat soal Dugaan Penistaan Agama
Gibran Sebut Usulan JK Naikkan BBM Bersubsidi Tidak Sejalan dengan Kebijakan Presiden Prabowo
Prabowo: Jika Perang Dunia III Terjadi, Indonesia Jadi Salah Satu Negara Paling Aman
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru