DPC PSI Binjai Selatan Hadiri Salat Iduladha Bersama Gubernur Sumut di Lapangan Merdeka Binjai
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
BANDA ACEH - Doa bukan sekadar rangkaian kata-kata permintaan, melainkan sebuah bentuk penghambaan dan "senjata" bagi umat beriman.
Namun, agar doa lebih berpeluang menembus langit, umat Islam perlu memahami waktu, tempat, hingga adab-adabnya.
Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz Dr. H. Muharrir Asy'ari, Lc., M.Ag. dalam Pengajian Rutin Ahad Subuh di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Banda Aceh, Minggu (12/4/2026).Baca Juga:
Dalam tausiyahnya, Rektor Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) ini mengupas tuntas soal tempat-tempat istimewa untuk bermunajat.
"Doa itu adalah ibadah. Agar lebih mudah dikabulkan, kita perlu tahu di mana saja tempat-tempat yang mustajab," ujar Dr. Muharrir mengutip hadis riwayat Tirmidzi.
3 Tempat Utama yang Mustajab
Berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW, Dr. Muharrir menyebutkan setidaknya ada tiga area krusial, terutama saat menjalankan ibadah di tanah suci:
1. Bukit Shafa dan Marwah: Rasulullah SAW mencontohkan untuk menghadap kiblat, bertakbir, bertahmid, dan mengangkat tangan saat berada di sini.
2. Di Dalam Ka'bah: Tempat ini merupakan pusat tauhid yang memiliki keutamaan besar bagi mereka yang berkesempatan masuk dan berdoa di dalamnya.
3. Tempat Melempar Jumrah & Masy'aril Haram: Doa yang dipanjatkan setelah melempar Jumrah Ula dan Wustha serta di Muzdalifah dikenal sangat dekat untuk dikabulkan karena dilakukan di saat ibadah yang penuh keikhlasan.
Hati-hati dengan Penghalang Doa
Meski berdoa di tempat paling mulia sekalipun, Dr. Muharrir mengingatkan bahwa ada "kerikil" yang bisa menghambat doa sampai ke hadirat Allah SWT. Salah satu yang paling fatal adalah persoalan harta dan makanan.
"Ini penghalang yang sangat besar. Seseorang berdoa hingga mengangkat tangan, tapi makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram. Bagaimana mungkin doanya dikabulkan?" tegasnya merujuk pada hadis riwayat Bukhari dan Muslim.
Selain makanan haram, ada dua hal lain yang patut diwaspadai:
- Berdoa untuk kemaksiatan atau memutus tali silaturahmi.
- Hati yang lalai, yakni lisan berdoa namun hati tidak hadir atau tidak yakin doanya akan dikabulkan.
Pelajaran dari Bani Israil
Menutup ceramahnya, ia menceritakan kisah Bani Israil yang doanya ditolak Allah meski sedang ditimpa musibah. Penyebabnya adalah tangan mereka yang berlumuran kezaliman dan kehidupan yang penuh kemaksiatan.
"Hadirkan hati, jaga diri dari yang haram, dan jangan berbuat zalim. Ingat janji Allah dalam Al-Qur'an, 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan untukmu'," pungkasnya.*
(dh)
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Raya Baitur
NASIONAL
JOKOWI Sekretaris Jenderal Relawan Pro Jokowi (Projo), Freddy Damanik, menyatakan bahwa kegiatan Joko Widodo berkeliling ke sejumlah daera
POLITIK
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Masjid Istiqlal, Jakarta, menerima sejumlah hewan kurban dari masyarakat nonMus
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam forum Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) menilai situasi di Palestina, khususnya
NASIONAL
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution merespons desakan pemberian kompensasi kepada warga yang terdampak pemadaman listrik total
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan dua
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terus berada dalam tekanan dan semakin mendekati angka keramat versi warganet di kisaran Rp17.845 per dolar
EKONOMI
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026. Ajang fes
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat di Lapang
PEMERINTAHAN