Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA - Kisah sahabat Nabi Muhammad SAW, Nu'aiman bin Umar Al-Ansari, kembali menjadi perhatian karena menggambarkan sisi lain kehidupan sosial para sahabat yang kerap diwarnai humor, sekaligus ujian kedewasaan dalam bersikap.
Dalam sejumlah literatur Islam, salah satunya disebut dalam buku Karamah Para Wali karya A. R. Shohibul Ulum, Nu'aiman dikenal sebagai sahabat yang jenaka dan beberapa kali membuat Rasulullah SAW tersenyum, meski tak jarang ulahnya menimbulkan persoalan yang harus diselesaikan dengan bijaksana.
Salah satu kisah yang paling sering dikutip adalah ketika seorang tamu Badui datang ke masjid dengan menambatkan untanya di depan masjid untuk bertemu Rasulullah SAW.Baca Juga:
Saat sang tamu sedang berbincang dengan Nabi, Nu'aiman bersama beberapa sahabat lainnya melihat unta tersebut.
Dalam kisah itu, terjadi kesepakatan di antara sebagian sahabat untuk menyembelih hewan tersebut tanpa sepengetahuan pemiliknya.
Nu'aiman kemudian ikut terlibat dalam tindakan itu, hingga membuat sang pemilik unta marah dan menuntut pertanggungjawaban.
"Untaku, Muhammad. Untaku disembelih lelaki keparat itu!" teriak sang tamu Badui sebagaimana dikisahkan dalam riwayat tersebut.
Rasulullah SAW kemudian menelusuri kejadian itu dan menanyakan siapa pelakunya.
Para sahabat menyebut nama Nu'aiman, yang saat itu bersembunyi karena menyadari kesalahan yang telah terjadi.
Setelah ditemukan, Rasulullah SAW menanyakan alasan di balik tindakannya.
Nu'aiman menjelaskan bahwa ia hanya mengikuti ajakan sahabat lain, yang bahkan menyebut bahwa Rasulullah akan menanggung persoalan jika terjadi masalah.
Mendengar penjelasan tersebut, Rasulullah SAW disebut menghela napas dan tersenyum, meski tetap menunjukkan sikap tegas terhadap persoalan yang merugikan orang lain.
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL