BREAKING NEWS
Kamis, 28 Mei 2026

Kenapa Umat Islam Dilarang Berpuasa pada Hari Tasyrik 11–13 Zulhijah? Ini Penjelasannya

Adelia Syafitri - Kamis, 28 Mei 2026 08:46 WIB
Kenapa Umat Islam Dilarang Berpuasa pada Hari Tasyrik 11–13 Zulhijah? Ini Penjelasannya
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Umat Islam memasuki hari Tasyrik setelah perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.

Pada tahun ini, hari Tasyrik berlangsung selama tiga hari, yakni 28, 29, dan 30 Mei 2026 yang bertepatan dengan 11, 12, dan 13 Zulhijah.

Dalam ajaran Islam, hari Tasyrik merupakan waktu yang diharamkan untuk berpuasa.

Baca Juga:

Larangan tersebut berlaku bagi mayoritas umat Islam, kecuali dalam kondisi tertentu sebagaimana dijelaskan sejumlah ulama.

Istilah Tasyrik berasal dari kata yusyrikun yang berarti menjemur.

Pada masa awal Islam, umat Muslim menjemur daging kurban agar lebih awet setelah penyembelihan Idul Adha.

Ada pula pendapat yang menyebut kata Tasyrik berkaitan dengan syuruq atau terbitnya matahari, waktu dimulainya penyembelihan hewan kurban.

Dalam hadis riwayat Thabrani, Nabi Muhammad SAW menyebut hari Tasyrik sebagai hari makan, minum, dan berzikir kepada Allah SWT.

"Hari-hari Mina (hari Tasyrik) adalah hari-hari untuk makan, minum, dan berzikir kepada Allah SWT."

Karena itu, mayoritas ulama menyatakan puasa pada hari Tasyrik hukumnya haram.

Hari-hari tersebut dipandang sebagai bagian dari perayaan Idul Adha dan momentum berbagi kebahagiaan melalui hidangan daging kurban.

Meski demikian, terdapat beberapa perbedaan pandangan di kalangan mazhab.

Mazhab Maliki menilai pengharaman puasa Tasyrik hanya berlaku dua hari setelah Idul Adha dan sebagian ulama menyebut hukumnya makruh.

Sementara ulama Syafi'iyah membolehkan puasa jika memiliki sebab tertentu seperti nazar, kafarah, atau qadha.

Selain larangan berpuasa, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan sunnah selama hari Tasyrik.

Di antaranya memperbanyak takbir, zikir, doa, serta melanjutkan penyembelihan hewan kurban.

Salah satu doa yang dianjurkan dibaca pada hari Tasyrik adalah doa sapu jagad:

"Rabbana atina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina adzaban nar."

Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka."

Hari Tasyrik juga menjadi pengingat bahwa Islam tidak hanya mengajarkan ibadah ritual, tetapi juga kebersamaan, rasa syukur, dan berbagi rezeki kepada sesama.*


(d/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Labusel Serahkan 7 Ekor Sapi untuk 49 Lansia pada Momentum Iduladha 1447 H
Iduladha 1447 H, Bupati Labusel Ajak Warga Teladani Nilai Keikhlasan, Ketaatan, dan Pengorbanan Nabi Ibrahim
Pemkab Asahan Terima Sapi Kurban dari Presiden Prabowo, Disembelih di Masjid Al-Huda Air Batu
Pemkab Asahan Sembelih 101 Hewan Kurban, Distribusi Diprioritaskan untuk Warga Kisaran
Polda Aceh Salurkan 46 Hewan Kurban pada Iduladha 1447 H, Didistribusikan ke Warga dan Pesantren
Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara Laksanakan Sholat Idul Adha di Masjid Raya An-Nur Tanjung Tiram
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
My Little Bolu Ketan

My Little Bolu Ketan

OlehMuhammad Sarmuji.DUA hari kemarin banyak pertanyaan pewarta kepada saya, tapi hanya satu yang saya jawab yaitu berkaitan dengan lagu ya

OPINI