Satgas PKH Selamatkan Aset Negara Rp371,1 Triliun, Dudung: Kedaulatan SDA Harga Mati
JAKARTA Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menjaga kedaulatan negara atas sumber daya alam melalui langkah tegas penertiban kawasan
NASIONAL
ACEH BESAR – Dosen Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Tgk. Hasanuddin Yusuf Adan, MCL, MA, menyampaikan bahwa kepemimpinan Nabi Ibrahim AS memberikan perhatian besar terhadap keselamatan bangsa dan negara sebelum kepentingan pribadi maupun keluarga.
Pernyataan tersebut disampaikan Hasanuddin dalam khutbah Jumat di Masjid Babul Iman, Lambheu, Keutapang, Kabupaten Aceh Besar, Jumat, 5 Juni 2026, bertepatan dengan 19 Dzulhijjah 1447 Hijriah.
Menurut Hasanuddin, hal itu tercermin dalam doa Nabi Ibrahim yang memohon agar negeri yang dipimpinnya senantiasa berada dalam kondisi aman dan masyarakatnya terhindar dari penyembahan berhala.Baca Juga:
Ia mengutip firman Allah dalam Surah Ibrahim ayat 35: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah) negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala."
"Doa Nabi Ibrahim menunjukkan bahwa perhatian terhadap keamanan dan keberlangsungan sebuah negeri menjadi prioritas utama dalam kepemimpinan," kata Hasanuddin.
Ia menjelaskan bahwa unsur penting lainnya dalam kepemimpinan Nabi Ibrahim adalah ketauhidan.
Menurut dia, pemimpin dan rakyat sama-sama merupakan hamba Allah sehingga tata kelola kepemimpinan harus berlandaskan nilai-nilai keimanan.
Hasanuddin menilai kepemimpinan yang tidak berorientasi pada ketauhidan berpotensi menjauh dari prinsip-prinsip moral dan keadilan yang diajarkan agama.
Selain itu, ia menyebut kepemimpinan Nabi Ibrahim juga menempatkan kepentingan rakyat serta keberhasilan ibadah sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Dalam pandangannya, pemimpin memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang mendukung masyarakat menjalankan kewajiban keagamaan.
Menurut Hasanuddin, teladan Nabi Ibrahim juga terlihat dalam upaya mengajak masyarakat kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran.
Ia menegaskan bahwa prinsip amar makruf nahi mungkar menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kepemimpinan yang berorientasi pada nilai-nilai Islam.
JAKARTA Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menjaga kedaulatan negara atas sumber daya alam melalui langkah tegas penertiban kawasan
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap aman meski mengalami
EKONOMI
BANDA ACEH Polda Aceh menggelar Sidang Terbuka Penentuan Kelulusan menuju Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap II dalam rangka Penerimaan
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara (Sumut) mengerahkan sebanyak 2.089 personel gabungan untuk mengamankan jalannya turnamen Piala AFF U19 2026
PERISTIWA
MEDAN Pelatih Timnas Indonesia U19, Nova Arianto, menerapkan aturan tegas bagi para pemainnya selama mengikuti Piala AFF U19 2026. Sal
OLAHRAGA
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerinta
PEMERINTAHAN
MEDAN Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke30 di Kota Medan menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya peran lansia dalam ke
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang mengungkapkan tugas yang akan dijalankan dua Wakil Kepala BGN yang baru ditunju
NASIONAL
BINJAI Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Binjai Sumatera Utara (PB IMBISU), Aldo Tarigan, mengaku mengalami pengusiran saat be
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Dosen Pascasarjana UIN ArRaniry Banda Aceh, Prof. Dr. Tgk. Hasanuddin Yusuf Adan, MCL, MA, menyampaikan bahwa kepemimpinan N
AGAMA