POBSI DKI Dukung Turnamen Biliar Antarwartawan, Siapkan Bibit Menuju Porwanas 2027
JAKARTA Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) DKI Jakarta memberikan dukungan penuh terhadap penyelengga
OLAHRAGA
JAKARTA -Era baru kepemimpinan di bawah Presiden Prabowo Subianto telah resmi dimulai dengan pelantikan jajaran menteri yang membentuk Kabinet Merah Putih. Di antara nama-nama yang diambil sumpahnya, muncul sosok seorang srikandi yang menarik perhatian, yaitu Hj. Arifah Choiri Fauzi. Perempuan kelahiran 28 Juli 1969 ini berasal dari Bangkalan, Madura, Jawa Timur, dan kini menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.
Arifah, yang akrab disapa dengan nama Arifah, merupakan politikus berpengaruh yang aktif dalam berbagai organisasi keagamaan dan politik. Ia adalah Sekretaris Pengurus Pusat (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dan juga anggota Komisi Informasi dan Komunikasi Majelis Ulama Indonesia. Melalui peran ini, Arifah menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak di Indonesia.
Jejak Karier dan KontribusiSebelum bergabung dengan Kabinet Merah Putih, Arifah telah terlibat aktif dalam dunia politik dan sosial. Pada Pemilihan Umum Presiden 2024, ia dipercaya menjadi Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju. Pengalaman ini memberikan Arifah wawasan mendalam tentang tantangan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam isu-isu gender dan perlindungan anak.
Arifah juga dikenal sebagai seorang penulis produktif. Karya-karyanya, seperti “Kabar-kabar Kekerasan dari Bali,” mengupas peran media massa dalam pemberitaan terkait peristiwa-peristiwa besar, termasuk tragedi Bom Bali. Melalui tulisannya, ia berusaha untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi dan pemahaman yang lebih baik terhadap isu-isu sosial.
Harapan untuk Masa DepanDalam kapasitas barunya sebagai Menteri PPPA, banyak yang berharap Arifah dapat membawa perubahan signifikan dalam kebijakan perlindungan perempuan dan anak. Di tengah tantangan yang dihadapi di Indonesia, seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta ketidaksetaraan gender, peran Arifah sangat krusial.
“Saya berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak serta memastikan perlindungan yang layak bagi mereka,” ujar Arifah dalam kesempatan wawancara singkat setelah pelantikan. Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat sipil dan lembaga pemerintah lainnya, menjadi kunci dalam mencapai tujuan tersebut.
(N/014)
JAKARTA Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) DKI Jakarta memberikan dukungan penuh terhadap penyelengga
OLAHRAGA
BANDA ACEH Sebanyak 11 calon taruna dan taruni Akademi Kepolisian (Akpol) dinyatakan lulus Tes Kesehatan Tahap II dalam rangka seleksi p
PENDIDIKAN
BINJAI SELATAN Menjelang pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Juni 2026 mendatang, Pimpinan Ke
POLITIK
ACEH BESAR Pantai Lam Puuk di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, terus menjadi salah satu destinasi wisata favorit yang ramai diku
PARIWISATA
JAKARTA Pemerintah Provinsi Aceh terus memperkuat langkah diplomasi ekonomi dengan menjajaki peluang kerja sama investasi bersama Federa
PEMERINTAHAN
ACEH TIMUR Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Timur terus memperkuat upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia din
PENDIDIKAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Bertepatan dengan peringatan Hari Ulan
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan berhasil mengumpulkan sebanyak 28 ton sampah dalam aksi gotong royong massal yang digelar serentak d
PEMERINTAHAN
SERGAI Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus memperkuat langkah mitigasi perubahan iklim melalui program penanaman po
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera meminta seluruh kementerian dan lemba
NASIONAL