Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Rizky Ridho: Kami Kecewa, Suporter Lebih Kecewa
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA -Proyek pembangunan tol terowongan bawah laut (immersed tunnel) pertama di Indonesia yang direncanakan untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga saat ini masih belum dimulai. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Satuan Tugas Pelaksana Pembangunan Infrastruktur IKN PUPR, Danis Sumadilaga, dalam pernyataannya di Kementerian PUPR, Jakarta.
Danis menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih fokus pada pembangunan segmen jalan tol lainnya, dan belum memulai pekerjaan untuk segmen 4A dan 4B yang mencakup proyek immersed tunnel. “Sekarang yang dikerjakan bukan immersed tunnel. Immersed tunnel masih dalam tahap desain untuk yang 4A. Ke arah immersed tunnel belum ada konstruksi,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa tim saat ini sedang menyiapkan studi kelayakan (feasibility study/FS) untuk proyek tersebut. Danis optimis bahwa pembangunan tol bawah laut ini dapat dimulai pada tahun 2025, meskipun ia belum bisa memastikan tanggal pasti dimulainya proyek tersebut. “2025 harapan. Belum saya cek lagi kapan pastinya. Ya kita siapkan dulu FS dan engineering design-nya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Danis menekankan bahwa pelaksanaan proyek ini akan tergantung pada skema pembiayaan yang akan dipilih. “Tidak menutup kemungkinan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) ataupun skema Kerja Sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU),” tuturnya. Ia menambahkan bahwa jika menggunakan APBN, proyek tersebut harus melalui proses lelang terlebih dahulu.
Sebelumnya, Direktur Pembangunan Jalan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Wida Nurfaida, mengungkapkan bahwa biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan tol bawah laut IKN diperkirakan mencapai Rp 11,04 triliun. “Pembangunan immersed tunnel ini masuk dalam rancangan pembangunan Jalan Tol IKN segmen 4A dan 4B yang berada di area timur,” kata Wida dalam acara Indonesia-Korea Technical Exchange Seminar 2024.
Dia menjelaskan, “Untuk biaya tadi yang kami sampaikan, perkiraan biaya untuk penyelesaian immersed tunnel kurang lebih sekitar Rp 11 triliun atau senilai US$ 682 juta.”
Dengan anggaran yang cukup besar dan ketentuan pembiayaan yang masih dalam perencanaan, pembangunan tol terowongan bawah laut ini diharapkan dapat menjadi langkah penting dalam pengembangan infrastruktur IKN. Proyek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas di kawasan tersebut, tetapi juga menjadi simbol dari kemajuan dan modernisasi transportasi di Indonesia.
Masyarakat menunggu dengan antusiasme akan perkembangan selanjutnya mengenai proyek ambisius ini, yang diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi Ibu Kota Nusantara di masa depan.(N/014)
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat
PERISTIWA
GAYO LUES Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan adanya aksi pencurian dan perusakan peralatan pemantau gempa bu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap personel kepolisian akan dilakukan sec
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Yakub F. IsmailKIAMAT fiskal sedang membayangi sejumlah daerah yang kini tengah menderita teakanan keuangan.Alarm tersebut sekaligus m
OPINI
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menjalani pemeriksaan intensif sebagai tersangka da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, kembali mengajukan gugatan praperadilan terkait perkara dugaan ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, membantah tuduhan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah yang dipimpinnya akan tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan berbaga
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) membantah pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesej
NASIONAL