BREAKING NEWS
Senin, 12 Oktober 2026

Mengenal Rukun Iman dan Rukun Islam: Pengertian, Perbedaan, serta Urutan Lengkapnya

Administrator - Senin, 12 Oktober 2026 10:30 WIB
Mengenal Rukun Iman dan Rukun Islam: Pengertian, Perbedaan, serta Urutan Lengkapnya
Ilustrasi beriman kepada Al-Qur'an. (Foto: Pexels/Abdullah Ghatasheh)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Rukun iman dan rukun Islam merupakan dua fondasi utama dalam ajaran Islam yang saling melengkapi. Rukun iman berkaitan dengan keyakinan yang harus dimiliki seorang muslim, sedangkan rukun Islam mencakup lima dasar ibadah dan amalan yang wajib dijalankan.

Memahami keduanya penting bagi umat Islam agar dapat memperkuat keimanan sekaligus menjalankan kewajiban agama dalam kehidupan sehari-hari.

6 Rukun Iman dan Pengertiannya

Baca Juga:

Rukun iman berjumlah enam. Dasarnya antara lain hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Muslim, yang menjelaskan bahwa iman mencakup kepercayaan kepada Allah, malaikat, kitab-kitab, rasul, hari akhir, serta takdir baik dan buruk.

Berikut enam rukun iman beserta penjelasannya:

1. Iman kepada Allah SWT

Beriman kepada Allah berarti meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa dan tidak memiliki sekutu. Keyakinan ini mencakup kepercayaan bahwa Allah merupakan pencipta alam semesta, hanya Allah yang berhak disembah, serta meyakini nama dan sifat-Nya yang sempurna.

2. Iman kepada malaikat

Rukun iman kedua adalah meyakini keberadaan malaikat sebagai makhluk ciptaan Allah yang senantiasa taat menjalankan perintah-Nya. Dalam ajaran Islam, malaikat memiliki tugas masing-masing sesuai ketetapan Allah.

3. Iman kepada kitab-kitab Allah

Umat Islam wajib meyakini kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada para rasul sebagai pedoman bagi manusia. Kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa AS, Zabur kepada Nabi Daud AS, dan Injil kepada Nabi Isa AS. Sementara itu, Al-Qur'an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai kitab terakhir dan pedoman bagi umat Islam.

4. Iman kepada rasul-rasul Allah

Beriman kepada rasul berarti meyakini bahwa mereka merupakan manusia pilihan yang diutus Allah untuk menyampaikan risalah-Nya. Dalam pembelajaran dasar agama Islam, terdapat 25 nabi dan rasul yang lazim diketahui oleh umat Islam, mulai dari Nabi Adam AS hingga Nabi Muhammad SAW.

5. Iman kepada hari akhir

Rukun iman kelima adalah meyakini adanya kehidupan setelah kematian. Keyakinan ini mencakup terjadinya hari kiamat, perhitungan amal atau hisab, serta adanya surga dan neraka.

6. Iman kepada qada dan qadar

Iman kepada qada dan qadar berarti meyakini ketetapan dan takdir Allah. Seorang muslim meyakini bahwa segala sesuatu berada dalam pengetahuan dan ketentuan-Nya, baik yang dipandang sebagai kebaikan maupun ujian.

5 Rukun Islam dan Pengertiannya

Berbeda dengan rukun iman yang menekankan keyakinan, rukun Islam merupakan lima dasar yang menjadi landasan pelaksanaan ajaran Islam. Hal ini dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

Berikut lima rukun Islam beserta maknanya:

1. Mengucapkan dua kalimat syahadat

Syahadat merupakan pernyataan keimanan bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah. Syahadat menjadi dasar bagi seseorang untuk memeluk agama Islam dan berkomitmen mengikuti ajarannya.

2. Mendirikan salat

Salat merupakan ibadah wajib yang dilaksanakan lima kali sehari, yakni Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya. Ibadah ini menjadi sarana seorang muslim untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

3. Menunaikan zakat

Zakat adalah kewajiban mengeluarkan sebagian harta sesuai ketentuan syariat bagi muslim yang memenuhi persyaratan. Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah, zakat juga bertujuan membantu orang yang berhak menerimanya.

4. Berpuasa pada bulan Ramadan

Puasa Ramadan merupakan ibadah wajib bagi umat Islam yang memenuhi ketentuan syariat. Pelaksanaannya melatih kesabaran, kedisiplinan, pengendalian diri, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

5. Menunaikan ibadah haji bagi yang mampu

Haji merupakan ibadah yang dilaksanakan di Tanah Suci pada waktu yang telah ditentukan. Kewajiban haji berlaku bagi umat Islam yang mampu secara fisik, finansial, dan memenuhi persyaratan lainnya sesuai ketentuan agama.

Perbedaan Rukun Iman dan Rukun Islam

Perbedaan utama rukun iman dan rukun Islam terletak pada aspek yang menjadi dasarnya. Rukun iman berhubungan dengan keyakinan dalam hati terhadap enam perkara yang menjadi dasar keimanan seorang muslim.

Sementara itu, rukun Islam berkaitan dengan lima dasar ibadah dan amalan yang menjadi wujud pelaksanaan ajaran agama, mulai dari syahadat, salat, zakat, puasa Ramadan, hingga haji bagi yang mampu.

Keduanya tidak berdiri sendiri. Keimanan menjadi landasan keyakinan, sedangkan pelaksanaan rukun Islam merupakan bagian dari pengamalan ajaran tersebut.

Dengan memahami rukun iman dan rukun Islam, umat Islam diharapkan dapat memperkuat keyakinan sekaligus menjalankan ibadah sesuai tuntunan agama dalam kehidupan sehari-hari.* (d/dh)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru