Api di Permukaan Padam, 283 Personel Buru Bara Gambut yang Bersembunyi di Karhutla Kampar
KAMPAR Sebanyak 283 personel gabungan dikerahkan untuk mempercepat pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa
PERISTIWA
KALIMANTAN TIMUR –Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan momen emosional dan reflektif saat menghadiri Sidang Kabinet Paripurna terakhir di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur. Dalam unggahan di akun Instagramnya, Sri Mulyani menyampaikan permohonan maaf atas kinerja yang dinilai tidak sempurna meskipun telah dikerjakan dengan sepenuh hati.
Sidang Kabinet Paripurna yang berlangsung pada Jumat (13/9/2024) menandai akhir dari perjalanan Sri Mulyani dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dalam unggahannya, ia tidak hanya membagikan foto-foto momen berharga, tetapi juga menunjukkan suasana akrab di antara pejabat tinggi negara, termasuk Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, serta beberapa menteri lainnya.
“Sidang kabinet paripurna terakhir kali ini merupakan kesempatan untuk menuntaskan tugas dengan semangat ikhlas di hati. Saya menyampaikan capaian hingga kini, meski banyak tantangan yang dihadapi, tentu masih banyak yang perlu diperbaiki,” ungkap Sri Mulyani dalam keterangan foto di Instagramnya, @smindrawati.
Kehadiran Sri Mulyani dalam sidang ini juga menandai akhir dari perannya yang signifikan di dalam pemerintahan Jokowi. Selama masa jabatannya, beliau berkontribusi besar dalam berbagai kebijakan ekonomi dan fiskal, yang menjadi bagian penting dari pembangunan nasional, termasuk dalam proyek ambisius pembangunan Ibu Kota Negara yang baru.
Dalam postingannya, Sri Mulyani menekankan pentingnya mempersiapkan transisi pemerintahan dengan baik dan teliti. “Maaf atas kesalahan dan kekurangan kami. Kami pasti tidak sempurna meski telah bekerja sepenuh hati. Teruskan perjuangan untuk memajukan bangsa dan NKRI, serta capai cita-cita Indonesia sejati yang telah terpatri,” ujarnya.
Sidang ini tidak hanya menandai penutup bagi Sri Mulyani, tetapi juga menandakan adanya perubahan besar yang mungkin akan terjadi dalam struktur pemerintahan dan kebijakan ekonomi Indonesia ke depan. Momen ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang dan kontribusi yang telah diberikan serta persiapan untuk melanjutkan perjuangan dalam membangun Indonesia ke arah yang lebih baik.
Sri Mulyani dan para pejabat yang hadir dalam acara tersebut tampak saling mendukung dan menghargai satu sama lain, meski di tengah tantangan yang ada. Hal ini menunjukkan sikap profesional dan kerjasama yang solid dalam menghadapi tantangan pemerintahan.
(N/014)
KAMPAR Sebanyak 283 personel gabungan dikerahkan untuk mempercepat pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa
PERISTIWA
ASAHAN Video bus PT Raja Perdana Inti (Rapi) yang diduga menghalangi laju ambulans di Jalan Lintas Sumatera, kawasan Sungai PiringAek Lob
PERISTIWA
JEMBRANA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap nilai investasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga S
EKONOMI
JEMBRANA Presiden Prabowo Subianto menyebut target swasembada pangan yang awalnya dipatok empat tahun berhasil dicapai pemerintah dalam wa
NASIONAL
JAKARTA Lembaga Pelindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan pelindungan kepada Ferry Boboho Hongkiriwang, saksi dalam perkara dugaan
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memastikan gaji manajer Koperasi Desa Maju Bersama (KDMP) akan mengacu pada Upah Minimu
EKONOMI
JEMBRANA Presiden Prabowo Subianto menargetkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatera
NASIONAL
DENPASAR Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah bergerak cepat dalam menangani bencana di berbagai daerah, termasuk gempa bumi di
NASIONAL
JEMBRANA Presiden Prabowo Subianto menegaskan jajaran Kabinet Merah Putih tetap harus bekerja meski hari libur. Prabowo bahkan menyebut me
PEMERINTAHAN
JAKARTA Aktor Revaldo Fifaldi kembali berurusan dengan polisi. Revaldo ditangkap Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat terkait dugaan p
HUKUM DAN KRIMINAL