Pemko Medan Perkuat Pelacakan TBC, Camat dan Lurah Diminta Aktif Jemput Sasaran Skrining
MEDAN Pemerintah Kota Medan memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui pelacakan kontak pasien dan pemeriksaan kesehatan
KESEHATAN
JAKARTA –Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, kembali menarik perhatian publik dengan kritiknya yang tajam terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam sebuah podcast yang berjudul ‘Terus Terang Mahfud MD’, Mahfud mengungkapkan alasan di balik kritiknya yang terus menerus terhadap Jokowi, terutama setelah kalah dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024 lalu.
Mahfud MD, yang merupakan kandidat calon wakil presiden dalam Pilpres 2024 mendampingi Ganjar Pranowo, mengaku kemarahannya terhadap Jokowi begitu mendalam. Ia mengaitkan kemarahan tersebut dengan pencalonan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang dianggapnya sebagai pelanggaran etik berat. Mahfud menyebutkan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membolehkan pencalonan Gibran sebenarnya mengandung masalah serius.
“Saya sudah marah sedalam ini. Ketika MK memutuskan Gibran boleh mencalonkan diri, meskipun saya akui harus mengikuti putusan tersebut, saya tetap merasa itu adalah pelanggaran etik yang sangat berat,” tegas Mahfud dalam podcast yang dirilis pada Kamis (12/9).
Mahfud menilai keputusan MK yang mengizinkan Gibran untuk ikut dalam Pilpres 2024 melanggar norma-norma etik, dan mencerminkan adanya ketidakberesan dalam proses tersebut. Menurutnya, tindakan Jokowi dan keluarganya seakan-akan membuktikan bahwa hukum dan etika diabaikan demi kepentingan politik pribadi.
Dalam Pilpres 2024, Mahfud MD bersaing dengan Ganjar Pranowo dan kalah dalam perolehan suara. Sementara itu, pasangan yang keluar sebagai pemenang adalah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Meski demikian, Mahfud menegaskan bahwa keputusan MK yang memenangkan pasangan Prabowo-Gibran harus dihormati dan tidak bisa diganggu gugat, meskipun dirinya tidak sepakat dengan keputusan tersebut.
Mahfud juga menyinggung dugaan bahwa Jokowi mungkin turut campur dalam proses hukum yang melibatkan putra bungsunya, Kaesang Pangarep, dalam upaya untuk mencalonkan dirinya di Pilkada serentak. Ia mencurigai adanya permainan politik di balik keputusan Mahkamah Agung (MA) terkait batas usia calon kepala daerah.
“Keputusan MA yang menurunkan batas usia calon gubernur ini sepertinya merupakan bagian dari strategi untuk memuluskan langkah Kaesang. Ini jelas menunjukkan ada permainan politik yang sangat berbahaya,” ujar Mahfud.
Dalam pandangannya, kritik yang dilontarkannya bukan semata-mata karena kekalahannya di Pilpres 2024, tetapi sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai warga negara. Mahfud merasa perlu mengungkapkan kritik keras terhadap apa yang dianggapnya sebagai kemungkaran dalam proses politik dan hukum.
Mahfud mengutip hadis Nabi Muhammad SAW tentang cara menghadapi kemungkaran, yang menjelaskan bahwa jika tidak memiliki kekuasaan untuk mengubah keadaan, maka harus melakukannya dengan lisan. “Kalau kamu melihat kemungkaran, betulkan dengan kekuasaanmu. Jika tidak punya kekuasaan, betulkan dengan lisanmu. Dan jika tidak mampu dengan lisan, berdoalah agar Allah mencegah kemungkaran tersebut,” ujar Mahfud, menjelaskan bahwa dirinya memilih untuk menggunakan lisan dalam bentuk kritik yang lebih tegas.
Kritik Mahfud terhadap Jokowi dan keluarganya menambah panasnya suasana politik menjelang pelantikan presiden terpilih pada 20 Oktober 2024. Ia berharap pemerintahan mendatang dapat menegakkan hukum dengan tegas dan adil tanpa melindungi siapa pun, dan tidak mengabaikan prinsip-prinsip keadilan dan etika dalam pemerintahan.
Mahfud MD, sebagai seorang mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, tetap konsisten dalam pandangannya mengenai pentingnya penegakan hukum dan integritas dalam sistem pemerintahan. Kritiknya yang terus-menerus mencerminkan kegelisahan mendalam terhadap kondisi politik dan hukum di Indonesia saat ini.
(N/014)
MEDAN Pemerintah Kota Medan memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui pelacakan kontak pasien dan pemeriksaan kesehatan
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau pembangunan trotoar di Jalan Juanda dan Jalan Merak Jingga untuk meningkatkan ke
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Warga Ulee Kareng dan sekitarnya mengeluhkan kondisi Jalan T. Nyak Arief yang rusak parah dan dipenuhi lubang. Kerusakan jala
NASIONAL
LAMPUNG SELATAN TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama unsur keamanan pelabuhan menggagalkan dugaan pengiriman 4.364 cartridge liquid vape y
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Indonesia bersama negaranegara ASEAN memperkuat kerja sama pengembangan koperasi pertanian untuk mendukung swasembada pangan
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Pengamat politik Samuel F. Silaen mengkritik arah penyelenggaraan negara yang dinilainya perlu lebih berfokus pada penyelesaian p
NASIONAL
BANDA ACEH Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Logistik Polda Aceh Tahun Anggaran
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menerima audiensi Aliansi Kolektif Sipil (AKSI) yang mendesak DPR RI menggunaka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia, menyebut Pasal 18 ayat 3 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 19 Tahun 2023 se
POLITIK
DELI SERDANG Warga mendukung penggerebekan sarang narkoba oleh tim gabungan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan TNI di kawasan Pe
HUKUM DAN KRIMINAL