Kemarau Panjang Hantam Tanjab Timur, Warga Perdalam Sumur demi Bertahan Dapatkan Air Bersih
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
BATU BARA –Proyek jalan yang sedang dikerjakan di Jalan Imam Bonjol, Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, patut dicurigai sebagai proyek siluman. Proyek ini tidak hanya dikelilingi ketidakjelasan, tetapi juga menampilkan sikap acuh tak acuh terhadap aturan dan standar keselamatan kerja. Lebih dari sekadar pekerjaan jalan biasa, ini adalah cermin dari buruknya manajemen dan pengawasan proyek pemerintah yang kerap kali mengecewakan publik.
Pekerja di lokasi proyek tampaknya terlepas dari pengawasan yang seharusnya ada. Tidak ada plang proyek yang menampilkan nama pekerjaan, nilai anggaran, panjang proyek, atau siapa yang bertanggung jawab. Ketika ditanya, para pekerja justru bersikap seperti “bandit” yang seolah tidak ingin diketahui identitasnya. Tidak satu pun yang bersedia mengungkapkan siapa pengawas atau penanggung jawab proyek tersebut. Jawaban mereka seragam: “Saya pekerja.” Ini adalah respons yang sangat tidak profesional dan mencurigakan.
Lebih parahnya lagi, kewajiban untuk menggunakan peralatan keselamatan kerja pun diabaikan. Dari dokumentasi yang diperoleh di lapangan, hanya dua pekerja yang terlihat mengenakan helm keselamatan. Hal ini menunjukkan betapa minimnya perhatian terhadap keselamatan dan kesejahteraan pekerja di lokasi tersebut.
Hingga saat ini, Dinas PUTR Sumatera Utara belum memberikan keterangan resmi tentang nama kegiatan, rincian anggaran, panjang pengerjaan, atau kedalaman pengerukan di proyek ini. Seolah-olah, proyek ini dijalankan secara sembunyi-sembunyi, mengabaikan hak publik untuk mendapatkan informasi yang transparan dan akuntabel.
Kondisi ini semakin memperlihatkan wajah bobrok pengelolaan proyek di Sumatera Utara. Proyek yang tertutup dari akses informasi publik adalah indikasi kuat adanya praktik korupsi atau setidaknya ketidakprofesionalan yang merugikan masyarakat. Seharusnya, transparansi menjadi landasan utama dalam setiap kegiatan pembangunan yang menggunakan dana publik. Namun, apa yang terjadi di Labuhan Ruku ini justru memperlihatkan sebaliknya.
Pj. Gubernur Sumatera Utara harus segera turun tangan mengevaluasi kinerja Dinas PUTR Sumut. Jika tidak, citra pemerintah daerah akan semakin tercoreng oleh praktik-praktik kotor seperti ini. Jangan biarkan proyek siluman terus beroperasi di wilayah ini tanpa pengawasan dan tanpa pertanggungjawaban. Masyarakat berhak mendapatkan pembangunan yang jujur, transparan, dan membawa manfaat nyata, bukan proyek abal-abal yang penuh misteri dan dugaan kecurangan.
(N/014)
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
ACEH BESAR Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar semakin mengkhawatirkan. Selain mengancam sektor pertanian,
PERISTIWA
SURAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat perlindungan, kesejahteraan,
NASIONAL
PAPUA Prajurit TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terpencil. Di tengah medan pegunungan y
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman meminta proses pengisian kekosongan Anggota Ombudsman Republik Indonesia tidak sek
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kinerja penerimaan pajak pada 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tah
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA